Rabu, 22 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Bolsel

Ini Penjelasan Kadispora Bolsel Terkait Dugaan Adanya Pergantian Peserta Paskibraka Secara Sepihak

Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) diduga mengganti peserta Paskibraka secara sepihak.

Penulis: Indra Wahyudi Lapa | Editor: Chintya Rantung
Indra lapa/Tribun Manado
Paskibra Bolsel 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) diduga mengganti peserta Paskibraka secara sepihak.

Dugaan pergantian itu diakibatkan karena peserta terkonfirmasi positif Covid-19.

Peserta Paskibraka itu adalah Sapriliah Wiharjo, Ia merupakan siswi SMA Negera 1 Bolaang Uki.

Berdasarkan informasi yang diperoleh tribunmanado.co.id, Sapriliah ini sudah ditetapkan sebagai peserta Paskibraka yang akan bertugas tanggal 17 Agustus 2021 di Kabupaten Bolsel.

Perempuan yang berusia 16 tahun ini masuk karantina Paskibraka pada 25 Juli 2021, yang berlokasi di Desa Toluaya.

Tyla Wiharjo mengatakan, saat hari pertama masuk karantina pada 25 Juli 2021 seluruh peserta Paskibraka dilakukan Swab Antigen, salah satunya adik saya dan hasil Swab adik saya reaktif.

"Lalu pada 26 Juli tim medis Paskibraka datang ke rumah untuk melakukan Swab PCR,” ujar Tyla Wiharjo, kaka dari Sapriliyah, Selasa (10/8/2021)

Berdasarkan hasil reaktif pada 25 Juli, lanjutnya, kata dia, pihak panitia Paskibraka memberikan kesempatan kepada Sapriliah untuk melakukan isolasi mandiri selama 7 hari, lalu pada 2 Agustus akan dilakukan Swab ulang.

Jika hasilnya negatif akan diikutkan kembali sebagai peserta Paskibraka.

“Namun, sebelum tanggal 2 Agustus sebagaimana yang disampaikan pihak panitia Paskibraka adik saya sudah dinyatakan positif," ungkapnya

"Bahkan hasil positif ini tidak dikonfirmasi ke adik saya maupun keluarga dan mirisnya adik saya sudah diganti dengan peserta Paskibraka lainnya tanpa pemberitahuan,” tambahnya

Ia mengatakan, pihaknya sudah mengkonfirmasi langsung ke panitia Paskibraka terkait kejadian tersebut.

"alasan mereka, pergantian peserta Paskibraka itu karena memang terkonfirmasi positif Covid-19," ucapnya

Lanjut dia, pihaknya sudah mengkonfirmasi Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan dr. Sadly Mokodongan dan Kadis Pemuda dan Olahraga Arsad A. Gobel, Kabupaten Bolsel.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Arsad A. Gobel mengatakan, dari hasil pernyataan pelatih Paskibraka yang bersangkutan sudah tidak bisa diikutsertakan sebagai peserta, sebab isolasi mandiri (Isoman) yang harus dijalani adalah 10 hari.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved