Nasional
Anak Buah Kapolri Dikeroyok saat Hendak Menolong Warga, Ini Kronologinya
Dikabarkan, salah satu anak buah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berinisial B menjadi korban pengeroyokan di Solo.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Seorang polisi dikeroyok oleh 7 orang saat hendak menolong warga.
Dikabarkan, salah satu anak buah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berinisial B menjadi korban pengeroyokan di Solo.
Berawal aksi pengeroyokan beberapa orang, B ikut menjadi sasaran para pelaku.
Kepolisian Kota Solo akhirnya telah menangkap tujuh orang yang diduga mengeroyok anggota Polsek Serengan di Kota Solo, Selasa (13/7/2021).
Wakapolresta Solo AKBP Gatot Yulianto menjelaskan, anggota polisi yang menjadi korban berinisial B.
B saat itu berusaha menolong warga berinisial M yang dikeroyok para pelaku.
"Polisi yang datang ke lokasi untuk melerai juga dipukuli dan mobil patroli ditendangi oleh kelompok pelaku yang mengakibatkan pintu samping kanan rusak," kata Wakapolresta Solo AKBP Gatot Yulianto, Senin (9/8/2021).
Setelah itu, Tim Reskrim Mapolresta Kota Solo segera melakukan penyelidikan.
Alhasil, para terduga pelaku yang berinisial AP alias Galih, KU, ESP, AW alias Agung, LP, AS alias Gendon, dan DS segera ditangkap.
Dalam penangkapan itu, polisi menyita sejumlah barang bukti, yakni dua unit mobil, 12 sepeda motor, beberapa pakaian pelaku, dan ponsel.
"Kita melakukan pengembangan dan penyelidikan sehingga terkumpullah bukti-bukti dan alhamdulillah pada malam hari kita berhasil menangkap beberapa pelaku.
Kemudian besok pagi dan siangnya berhasil kita tangkap lagi sebanyak tujuh orang pelaku," kata dia.
Kecelakaan lalu lintas
Gatot mengatakan, kasus dugaan kekerasan terhadap B itu berawal dari kasus kecelakaaan lalu lintas di Jalan Dr Radjiman, Selasa (13/7/2021).
Kecelakaan antara mobil Nissan Grand Livina dan sepeda motor itu menarik warga sekitar, salah satunya M.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ilustrasi-polisi-pukul-pasien-covid-19-5646.jpg)