Nasional
Gadis Ini Dulunya Pasien ODGJ, Kini Sembuh dan Jadi Mahasiswa Universitas Indonesia
Banyak yang salut dengan Yovania Asyifa yang berani 'speak up' tentang kondisi kejiwaannya ke publik.
TRIBUNMANADO.CO.ID- Siapa bilang orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) tidak bisa sembuh seperti semua.
Yovania Asyifa Jami buktinya, ia mantan ODGJ yang kini sudah sembuh dan bisa beraktifitas normal lagi.
Bahkan, kini ia menjadi mahasiswa di universitas ternama di Indonesia.
Baca juga: Masih Ingat Sinta Murni? Bocah 7 Tahun Pilih Berhenti Sekolah dan Urus Ibu yang ODGJ, Ada Kabar Baik

Ilustrasi perempuan yang mengalami gangguan jiwa.(TikTok @nanaeteng)
Ia jadi perbincangan karena viral dikenal sebagai mantan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang berani speak up.
Ya, Yovania Asyifa Jami punya pengalaman menjadi ODGJ.
Melansir tribunnews.com, Yovania mengaku didiagnosis mengidap Unspecified Bipolar Disorder.
Ia sempat tidak mengenali dirinya sendiri, mengalami halusinasi, dan delusi.
Baca juga: TERUNGKAP Asal Usul ODGJ yang Diberi Makan Wanita di Yogyakarta, Ini Cerita Mantan Rekan Kerjanya
Melansir Wikipedia, Gangguan Bipolar adalah gangguan mental yang menyerang kondisi psikis seseorang yang ditandai dengan perubahan suasana hati yang sangat ekstrem berupa mania dan depresi.
Karena itu istilah medis sebelumnya disebut dengan maniac depressive.
Suasana hati penderitanya dapat berganti secara tiba-tiba antara.
Namun itu dulu.
Baca juga: ODGJ 20 Tahun Dikurung di Kurungan Kayu Bak Penjara, Ini Alasan Sang Kakak
Kini dia telah sembuh setelah dirawat selama 21 hari.
Banyak hal terkait pengalamannnya itu kemudian ia ceritakan ke media sosial.
Yovania Asyifa, mahasiswi 19 tahun ini pun viral tentang pengalamannya sebagai penyintas gangguan mental tersebut.
Ia kerap berbagi pengalamannya saat dirawat di sebuah Rumah Sakit Jiwa atau kerap disingkat RSJ.
Kini dia sembuh dan masuk perguruan tinggi negeri pada Januari 2021.
Sekilas tentang Yovania Asyifa
Yovania Asyifa Jami adalah bungsu dari dua bersaudara.
Dikabarkan, sejak duduk di bangku SD, iadinyatakan depresi saat ujian nasional.
Yovania juga disebut memiliki keluarga broken home.
Dia biasa dibully oleh satu angkatan ketika SMP dan sempat hilang kesadaran saat SMA.
Hingga kerap berhalusinasi dan delusi sampai menyakiti diri sendiri.
Namun setelah dirawat selama 21 hari di rumah sakit jiwa, ia kembali normal.
Meski demikian, ia masih harus mengonsumsi obat dan ke psikiater setiap bulan karena mengidap unspecified bipolar disorder.
Dikutip dari akun sosial media instagram @viralwarganet, Yovania Asyifa diundang ke acara Rumpi No Secret.
Pada acara TV tersebut ia menceritakan bagaimana bisa menjadi pasien ODGJ hingga sembuh dari sakit yang diidapnya.
Di acara itu, Yovania bercerita bahwa ia kerap membuat konten Tiktok yang membagikan cerita tentang pasien ODGJ.
Deretan video konten TikToknya langsung menyita perhatian netizen.
Banyak yang salut dengan Yovania Asyifa yang berani 'speak up' tentang kondisi kejiwaannya ke publik.
Pada kesempatan itu, Feni Rose berbincang-bincang menanyakan Yova sebagai mahasiswi di Universitas Indonesia.
"Jadi kamu adalah mahasiswi sekarang ya, mahasiswi Komunikasi ?" tanya Feni Rose.
"Iya mahasiswi, Vokasi Komunikasi," sahut Yova.
"Ohh namanya sekarang Vokasi Komunikasi ya," tambah Feni Rose.
Yovania saat ini sudah masuk tahun pertama dan akan masuk ke semester 3.
Feni Rose tak hanya menanyakan dirinya sebagai mahasisiwi,
tetapi menanyakan dorongan apa yang membuat ia ingin berbagi cerita pada konten Tiktok nya selama menjalani perawatan gangguan jiwa di rumah sakit.
Yova pun menjawab alasan dirinya membagi pengalaman selama menyintas sebagai pasien ODGJ.
Yovania Asyifa ingin memberitahu bahwa ODGJ itu tak seburuk yang orang pikirkan.
Bahkan Yova menganggap itu adalah sakit biasa yang bisa disembuhkan seperti sakit demam.
"Karena saat ini masih banyak sekali stigma-stigma negatif tentang ODGJ, tentang RSJ.
Dan sebenernya aku ga suka gitu dengan stigma negatif seperti itu," ucap Yova pada Rumpi No Secret.
"Terus aku sadar, Wah ini loh saya adalah mantan ODGJ.
Tapi saya bisa, kenapa ga dishare aja untuk memotivasi banyak orang," tambah Yova.
Yova tidak malu pernah di voniskan mengidap ODGJ, ia menganggap ODGJ itu sama seperti sakit fisik lainnya yang membutuhkan perawatan untuk sembuh.
Yova ingin semua orang berpikir jangan menganggap sakit ODGJ itu hal yang negatif dan buruk.
Yovana Asyifa yang menurut sejumlah sumber pernah ditolak 4 kampus negeri, saat ini tengah menempuh pendidikan tinggi di Universitas Indonesia.
Ia kini aktif mengisi acara tentang kesehatan mental.
(Bangkapos.com/Ranthi Apriliah /Dedy Qurniawan)
Like and Subscribe :
Artikel ini telah tayang di BangkaPos.com dengan judul Sosok Yovania Asyifa Jami, Mantan ODGJ yang Ditolak 4 Kampus Negeri dan Kini Kuliah di UI
Berita lain terkait ODGJ
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/yoviana-asyifa-jami.jpg)