Manfaat Daun Mint
Kerap Dijadikan Obat Tradisional, Berikut Manfaat Daun Mint untuk Kesehatan dan Ini Efek Sampinya
Seperti yang diketahui adabanyak bahan alami yang mempunyai khasiat yang baik bagi kesehatan tubuh.
Penulis: Isvara Savitri | Editor: Glendi Manengal
TRIBUNMANADO.CO.ID - Seperti yang diketahui adabanyak bahan alami yang mempunyai khasiat yang baik bagi kesehatan tubuh.
Terkait hal tersebut seperti bahan alami satu ini yang mengantung banyak manfaat bagi kesehatan tubuh.
Ya, Daun Mint salah satunya bahan alami yang sangat bermanfaat untuk kesehatan.
Baca juga: Pesona Kecantikan Sophia Latjuba Diusianya yang ke-51 Wajahnya Tetap Cantik Nyaris Tanpa Kerutan
Baca juga: Pakai Teknologi Ramah Lingkungan, 3 PLTU PLN Grup Raih Penghargaan ASEAN Coal Awards 2021
Baca juga: Hasil MotoGP Styria, Jorge Martini Juara, Joan Mir Buntuti dan Fabio Quartararo Nyusul Dari Belakang
Nusantara tempat di mana bumi Indonesia berada, sejak dulu adalah wilayah yang dikenal kaya akan rempah dan tanaman herbal.
Tanaman herbal yang tumbuh subur di Indonesia di antaranya adalah tanaman mint.
Tanaman dengan nama ilmiah Mentha Piperita L ini, sejak dulu digunakan oleh nenek moyang kita.
Selain diolah sebagai bahan makanan dan minuman, tanaman mint juga kerap dijadikan sebagai obat tradisional.
Di Sulawesi Utara sendiri, tanaman mint sering digunakan sebagai bahan makanan.
Lanatas apa saja manfaat dan efek samping daun mint?
Berikut penjelasan Guru Besar Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Prof Herni Simbala.
Daun mint, ungkap Prof Herni mengandung 3,8 gram protein, lemak, natrium, karbohidrat, serat, zat besi, kalium, vitamin A, vitamin B3, vitamin C.
"Daun mint sendiri sudah banyak dipakai orang Indonesia sebagai obat tradisional seperti bau mulut, pasta gigi, sakit kepala, flu, dan mengurangi kram perut ketika haid," terang Prof Herni, beberapa waktu lalu kepada Tribun Manado.
Tanaman mint juga berfungsi sebagai anti bakteri Escherichia Coli (E. coli), Salmonella dan tentu sebagai anti oksidan.
Bagi masyarakat Sulut, daun mint juga banyak digunakan sebagai bumbu masakan.
"Kalau di Sulut biasa kita pakai sebagai bumbu masakan perkedel jagung dan perkedel nike.
Aroma masakan pun jadi lebih mengundang selera," tutur Prof Herni.
Selain itu daun mint juga bisa digunakan untuk membuat minuman herbal, seperti dicampur saat menikmati teh.
Saat Anda terserang flu, daun mint dapat digunakan sebagai salah satu pengobatan alternatif.
"Masukkan tiga pucuk daun mint ke dalam air hangat, lalu kita hirup uapnya. Setelah itu pernapasan akan menjadi lebih lega," pungkas Prof Herni.
Efek Samping
Bila dikonsumsi secara berlebihan daun mint juga bisa memberi efek samping bagi tubuh.
"Meskipun terhitung aman, sebaiknya mengkonsumsi daun mint jangan berlebihan.
Kalau mengikuti resep nenek moyang, sebaiknya kita mengkonsumsi dalam jumlah ganjil," terang Prof Herni.
Jumlah yang baik dalam mengkonsumsi daun mint menurut Prof Herni adalah satu, tiga, lima, atau maksimal tujuh pucuk yang bisa dicampur ke dalam minuman hangat seperti teh.
Ciri Khas
Daun mint memiliki bau khas menyegarkan ketika kita dekati.
Bau tersebut bisa semakin tercium ketika dicampurkan dengan air panas.
"Kalau dengan air panas aromanya bisa lebih keluar lagi karena daun mint mengandung zat-zat kimia tertentu yang bermanfaat sebagai terapi aromatik," jelas Prof Herni.
Hal tersebut membuat daun mint bisa digunakan sebagai diffuser.
"Ketika kita meletakkan daun mint di dalam diffuser yang dinyalakan, aroma di ruangan akan menjadi lebih dingin dan khas," tutup Prof Herni.
(Penulis: Isvara Savitri/Tribunmanado.co.id)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/foto-ilustrasi-daun-mint.jpg)