Nasional
Ingat Emir Moeis? Mantan Anggota DPR RI Dulu Dipidana Korupsi, Kini Jadi Komisaris di PT PIM
Mantan narapidana kasus korupsi Izedrik Emir Moeis diangkat menjadi salah satu komisaris di PT Pupuk Iskandar Muda (PIM).
TRIBUNMANADO.CO.ID- PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) kedatangan komisaris baru bernama Izedrik Emir Moeis.
Perusahaan tersebut merupakan anak dari PT Pupuk Indonesia (Persero) BUMN.
Namun sebenrnya, Izedrik memiliki catatan yang buruk, pernah terlibat kasus korupsi.
Baca juga: Dicap Cacat Integritas, Eks Koruptor Emir Moeis jadi Bos BUMN, Menteri Erick Thohir Dipertanyakan

Ia juga merupakan Mantan Ketua Komisi XI DPR RI.
Anggota Komisi VI DPR Amin Ak mempertanyakan penunjukkan eks terpidana kasus korupsi Emir Moeis sebagai komisaris PT PIM.
Menurut Amin, hal itu tidak sejalan dengan core value atau nilai inti BUMN yakni AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif), yang selama ini gencar disosialisasikan oleh Kementerian BUMN.
"Di mana kesesuaian penunjukkan Emir Moeis dan beberapa komisaris BUMN sebelumnya yang dikritisi oleh publik dengan core value 'AKHLAK'? Hanya Kementerian BUMN yang tahu.
Baca juga: Sosok Emir Moeis Eks Terpidana Korupsi yang Diangkat Jadi Komisaris di BUMN

Kalau menurut saya itu pelanggaran terhadap 'AKHLAK'," kata Amin saat dihubungi, Jumat (6/8/2021).
Politikus Partai Keadilan Sejahtera itu mengaku sudah sering menyampaikan ke Menteri BUMN Erick Thohir mengenai dua syarat penting yang harus dipenuhi dalam penunjukkan direksi dan komisaris BUMN, yaitu integritas moral dan kompetensi.
Ia juga mengingatkan, ada nilai-nilai yang sudah sangat dipahami dan diterima oleh publik dalam pengelolaan perusahaan.
Nilai itu yaitu prinsip-prinsip good and clean governance atau tata kelola perusahaan yang baik.
Baca juga: ICW Protes Emir Moeis Jadi Komisaris di Perusahaan BUMN: Memang Ada Kemunduran

"Dalam prakteknya ternyata banyak komisaris atau direksi yang diangkat tidak mengacu ke core value tersebut, mungkin beliau mengakomodir kepentingan politik tertentu," kata dia.
Amin pun menegaskan, penunjukan direksi dan komisaris BUMN semestinya didasarkan pada pertimbangan profesional.
Mantan narapidana kasus korupsi Izedrik Emir Moeis diangkat menjadi salah satu komisaris di PT Pupuk Iskandar Muda (PIM).
Perusahaan tersebut merupakan anak usaha PT Pupuk Indonesia (Persero).