Breaking News:

Anggaran Alat Rapit Test

Anies Baswedan Kena Masalah Lagi, BPK Temukan Anggaran Rp 1,19 Miliar Pemborosan Pemprov DKI

Dalam penanganan Covid-19 pemerintah dituntut untuk menggunakan dana sebaik-baiknya.

Editor: Glendi Manengal
Tribunnews
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Dalam penanganan Covid-19 pemerintah dituntut untuk menggunakan dana sebaik-baiknya.

Terkait hal tersebut Anies Baswedan kembali kena masalah terkait pemborosan anggaran.

Diketahui sebanyak 1,19 miliar digunakan untuk oembelian alat rapid test Covid-19.

Baca juga: Nama Tiara Andini Trending Topik setelah Cuitannya Disoroti, Netizen: Gak Usah Sok Beropini

Baca juga: Protes soal PPKM, Ketua AKAR Lakukan Aksi Percobaan Bunuh Diri, Usaha Ditutup dan Banyak Cicilan

Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta. (Tangkap Layar Instagram dkijakarta)

Pandemi Covid-19 masih terus terjadi di Indonesia.

Sejumlah upaya terus dilakukan pemerintah untuk menekan angka penyebaran ini.

Dan tentu hal ini memakan biaya yang tak sedikit.

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan adanya pemborosan anggaran Rp1,19 miliar yang dilakukan jajaran Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk pembelian alat rapid test Covid-19.

Anggaran itu diambil dari pos anggaran Belanja Tak Terduga (BTT) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2020.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved