Profil Tokoh
Masih Ingat Ramoy Markus Luntungan Mantan Bupati Minahasa Selatan? Kini Tekun Bertani
Pria 68 tahun ini terakhir kali memegang jabatan sebagai Pok Ahli Mendagri Badan Nasional Pengolah Perbatasan (BNPP) Republik Indonesia.
Penulis: Fistel Mukuan | Editor: Rizali Posumah
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Masyarakat Sulawesi Utara sangat mengenal Ramoy Markus Luntungan (RML).
Ramoy Markus Luntungan adalah salah satu birokrat top di Sulawesi Utara.
Pria 68 tahun ini terakhir kali memegang jabatan sebagai Pok Ahli Mendagri Badan Nasional Pengolah Perbatasan (BNPP) Republik Indonesia pada tahun 2012-2016.
Ramoy Markus Luntungan ditemui tribunmanado.co.id, di Lapangan Koni, Kota Manado, Sulawesi Utara, Kamis (5/8/2021).
Saat ditemui Ramoy Markus Luntungan sedang berolahraga, hanya sendirian dengan celana pendek dan kaos serta memakai sepatu.
Ramoy Markus Luntungan mengatakan kalau olahraga memang sudah menjadi hobinya, karena itu sebuah kewajiban untuknya supaya tetap sehat.
"Biasanya saya berolahraga di lapangan kampus Unsrat, lapangan Koni ini dan jalan-jalan. Tapi karena di Unsrat ditutup jadi sekarang lebih sering disini apalagi terbuka antara pagi dan sore tergantung waktunya," kata RML Kamis, (5/8/2021).
Ia juga sampaikan setiap hari berolahraga dengan target waktu sejam tergatung apa olahraga yang diinginkan jalan sehat bersama teman-teman atau lari.
Kalau panas perlu buka baju untuk berjemur ditengah panxemi
Bagi pria kelahiran Sagerat 19 November 1952 ini, aktivitasnya sekarang tinggal memberikan nasehat kepada pamong-pamong yang ada, purna praja maupun pada adik-adik yang masih aktif dan tetap berkoordinasi dengan kampus di IPDN sini maupun di Jatinagor.
"Selain itu aktivitas sekarang sehari-harinya mengamati pemerintahan, menekuni pertanian dan peternakan kuda yang sudah menjadi hobi saya," kata suami dari Hetty Mawuntu ini.
Dengan hobinya sejak dulu yaitu beternak kuda pacu, jadi harus sering ke Tompaso walaupun di sana sangat sepi karena pandemi Covid-19.
RML mengaku sekarang ini berdomisili di Winangun, namun tetap banyak berkebun di daerah Sagerat, Bitung.
Di tengah pandemi ini salah satu birokrat handal di Sulut ini katakan agar masyarakat tetap ikuti aturan-aturan dari pemerintah demi masyarakat banyak, karena sekarang harus mentaati protokol kesehatan.
"Saya mengajak semua masyarakat ikuti aturan ini agar bisa menekannya dan bisa segera berlalu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ramoy-markus-luntungan-saat-olahraga-di-lapangan-koni-manado.jpg)