Breaking News:

Berita Bolmut

Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkab Bolmut Pembatasan Jam Operasional di Pusat Pembelanjaan

Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) saat ini berstatus zona merah penularan covid-19.

Penulis: Majer Lumantow | Editor: Chintya Rantung
mejer lumantow/tribun manado
Bupati Bolmut Depri Pontoh bersama Kepala Dinas Kesehatan Bolmut memberikan sosialisasi protokol kesehatan kepada masyarakat Bolmut. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) saat ini berstatus zona merah penularan covid-19.

Pasalnya, dari hasil kajian Epidemiologi Perkembangan Penyebaran COVID-19 Dinas Kesehatan Bolmut dimana total kasus aktif mencapai 241 kasus dan terus memperlihatkan tren kenaikan, Senin (2/8/2021).

Mengantisipasi kenaikan kasus covid-19 tersebut Pemerintah Kabupaten Bolmut kini melakukan Pembatasan Aktivitas Masyarakat skala Mikro, diantarannya dengan membatasi aktivitas perekonomian dipusat perbelanjaan.

"Jadi memperhatikan hasil kajian Epidemiologi Perkembangan Penyebaran COVID-19, Dinas Kesehatan Kabupaten Bolmut maka perlu adanya pembatasan aktivitas untuk memutus mata rantai penularan covid-19 di Kabupaten Bolmut," kata Bupati Depri Pontoh.

Bupati mengatakan untuk aktivitas perbelanjaan dan pertokoan dibatasi jam operasionalnya.

"Untuk supermarket, pasar tradisional, toko kelontong dan pasar swalayan yang
menjual kebutuhan sehari-hari dibatasi jam operasional sampai pukul 20:30 Wita
dengan kapasitas pengunjung 50% (lima puluh persen)," jelas Bupati Depri.

Lanjut Bupati, pelaksanaan kegiatan makan/minum ditempat (restoran, warung makan, rumah makan, cafe, pedagang kaki lima, lapak jajanan) baik yang berada pada lokasi tersendiri maupun yang berlokasi pada pusat perbelanjaan juga dibatasi jam operasional sampai pukul 20:30 Wita dengan kapasitas pengunjung 25% (dua puluh lima persen).

Selain itu, Bupati menetapkan zona kewaspadaan dan mengatur pembatasan kegiatan masyarakat berbasis mikro di wilayah Kecamatan, Desa/Kelurahan sesuai kaidah epidemiologi dan tingkat risiko penularan COVID-19.

"Untuk sektor Pemerintahan yang memberikan pelayanan publik yang tidak bisa ditunda pelaksanaannya diberlakukan 50% (lima puluh persen), maksimal staf Work From Office(WFO) dengan protokol kesehatan secara ketat.

"Kegiatan pertemuan seperti rapat dan sejenisnya yang dilakukan di dalam ruangan
diberlakukan 25% (dua puluh lima persen) kapasitas ruangan dengan menerapkan
protokol kesehatan secara ketat," ujar Bupati.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved