Olimpiade Tokyo
Profil Greysia Polii, Pebulutangkis Manado Maju di Semifinal Olimpiade Tokyo, Punya Bisnis Perumahan
Satu sejarah manis Indonesia di olimpiade cabang olahraga bulu tangkis ikut tercipta lewat pasangan ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu.
Penulis: Rhendi Umar | Editor: Rhendi Umar
TRIBUNMANADO.CO.ID - Satu sejarah manis Indonesia di olimpiade cabang olahraga bulu tangkis ikut tercipta lewat pasangan ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu.
Untuk kali pertama sejak cabang olahraga bulu tangkis resmi dipertandingkan di olimpiade pada Olimpiade Barcelona 1992, Indonesia mampu mengirim wakilnya ke semifinal.
Artinya, tujuh edisi olimpiade sebelumnya, Indonesia tak mampu menempatkan satu wakil pun di empat besar.
Perjuangan Greysia Polii/Apriyani Rahayu tentu membuat Indonesia bisa sedikit tersenyum. Sebab, selangkah lagi mereka bisa berkalung medali.
Pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, bereaksi setelah memastikan Indonesia menyamakan kedudukan 2-2 melawan Taiwan pada perempat final Piala Sudirman 2019 di Guangxi Sports Center, Nanning, China, Jumat (24/5/2019). (Istimewa)
Hanya saja, mereka perlu meraih kemenangan pada semifinal menghadapi wakil Korea Selatan, Lee So Hee/Shin Seung Chan.
Penampilan terbaik Greysia Polii ikut membawa nama daerah asalnya Sulawesi Utara ( Sulut) menjadi terkenal di ajang Bulu Tangkis.
Sosok Greysia Polii
Greysia Polii merupakan anak ketiga dari lima bersaudara dari pasangan Willy Polii dan Evie Pakasi.
Besar di Manado akhirnya keluarga Greysia Polii pindah ke Jakarta agar Greysia Polii dapat mengejar cita-citanya sebagai atlet bulu tangkis.
Sejak kecil Greysia Polii sudah menunjukkan bakatnya dalam bidang olahraga tersebut.
Keluarga Greysia Polii memang menggemari olahraga jadi tidak heran kalau Greysia Polii sudah familiar dengan bulu tangkis semenjak berusia tiga atau empat tahun.
Saat tinggal di Manado, Greysia Polii melihat anak-anak yang bermain bulu tangkis di lapangan terbua dekat rumahnya.
Meski awalnya hanya menggunakan raket yang terbuat dari kayu dan papan triplek, bakat alami Greysia Polii mulai terlihat.
Sang ibu bahkan pernah menjual bajunya untuk membelikan Greysia Polii sebuah raket.