Breaking News:

Penanganan Covid

598 Dokter Indonesia Meninggal Akibat Covid-19, Sulut Tercatat 8 orang

Puncaknya bulan ini, dimana 168 dokter di Indonesia meninggal karena Covid-19. Angka itu tercatat yang paling tinggi selama pandemi di Indonesia.

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Rhendi Umar
Tim Mitigasi PB IDI
Hingga 27 Juli 2021, sudah 598 dokter di Indonesia meninggal karena terpapar Covid-19. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Jumlah tenaga medis, khususnya dokter yang meninggal akibat Covid-19 di Indonesia terus bertambah.

Tim Mitigasi PB IDI mencatat, sejak awal pandemi hingga 27 Juli 2021, sudah 598 dokter meninggal akibat terpapar Covid-19 selama pandemi yang berlangsung sejak Maret 2020.

Puncaknya bulan ini, dimana 168 dokter di Indonesia meninggal karena Covid-19. Angka itu tercatat yang paling tinggi selama pandemi di Indonesia.

Tim Mitigasi PB IDI merincikan, dari 598 dokter, 319 adalah dokter umum (5 guru besar); 270 dokter spesialis (29 guru besar) dan 9 dokter residen.

Ilustrasi Pasien Covid Meninggal Dunia
Ilustrasi Pasien Covid Meninggal Dunia (Tribun Palopo via TribunBatam.id)

Kematian dokter tertinggi tercatat di Jawa Timur 127 orang. Selain Jatim, empat provinsi lainnya DKI Jakarta 92 orang; Jateng 89 orang; Jabar 82 orang dan Simit 41 orang.

Provinsi Sulawesi Utara sendiri tercatat delapan dokter meninggal karena terpapar Covid-19.

Dilihat dari jenis kelaminnya, sebanyaj 502 dokter laki-laki (84 persen) dan 96 dokter perempuan (26 persen).

Ketua Pelaksana Harian Tim Mitigasi PB IDI Mahesa Paranadipa Maikel mengungkapkan, kondisi ini memprihatinkan.

"Kami berduka melihat banyaknya guru-guru kami, sahabat, saudara, adik-adik kami yang gugur," katanya kepada Tribunmanado.co.id, Kamis (29/07/2021).

Melihat fakta tadi, Tim Mitigasi PB IDI   meminta bantuan masyarakat untuk berperan serta menekan angka penularan Covid-19.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved