Olimpiade Tokyo 2020
Terungkap Alasan Mengapa Atlet Olimpiade Selalu Menggigit Medali Saat Berpose di Podium
Medali merupakan simbol juara bagi atlet di setiap cabang olahraga (cabor) Olimpiade. Ada tiga kategori medali, yaitu medali emas, perak, dan perunggu
TRIBUNMANADO.CO.ID - Mengapa Atlet Olimpiade menggigit medali Saat berpose di Podium?
Di ajang Olimpiade, ada kebiasaan atlet menggigit medalinya ketika berpose di atas podium, Mengapa demikian?
Olimpiade Tokyo 2020 berlangsung dari 23 Juli sampai 8 Agustus mendatang.
Di tengah pandemi, para atlet akan berjuang demi mengharumkan nama negara dengan meraih medali.
Meraih medali pada ajang olahraga bergengsi seperti Olimpiade merupakan kebanggaan bagi setiap atlet.
Ketika berpose di atas podium, mereka tak melupakan satu tradisi, yaitu menggigit medali.
Tradisi menggigit medali pun terlihat dalam Olimpiade Tokyo 2020 yang resmi dimulai pada Jumat (23/7/2021).
Hal tersebut ditunjukkan oleh atlet loncat indah tim Inggris Raya, Tom Daley, yang meraih medali emas nomor sinkronisasi 10 meter putra bersama Matty Lee.
Pada saat berpose di atas podium juara, Tom Daley tak lupa menggigit medali emas yang ia raih.
Lantas, mengapa para atlet menggigit medali yang mereka raih di Olimpiade?
• UPDATE: Daftar Perolehan Medali Olimpiade Tokyo 2020: Tuan Rumah Memimpin, Indonesia Pepet Ceko
Medali merupakan simbol juara bagi atlet di setiap cabang olahraga (cabor) Olimpiade. Ada tiga kategori medali, yaitu medali emas, perak, dan perunggu.
Medali itu diberikan secara berurutan yaitu medali emas untuk sang juara, perak untuk runner-up, dan perunggu untuk peringkat ketiga.
Penggunaan medali sebagai simbol juara mulai diterapkan pada Olimpiade modern edisi pertama, yaitu pada 1896.
Awalnya, atlet yang menjadi juara diberikan medali perak, bukan emas, dan juga mahkota dari ranting daun zaitun. Sementara itu, runner-up mendapatkan medali perunggu.