Berita Bolsel
Bolaang Mongondow Selatan Siapkan Pembangunan Rumah Khusus Sebanyak 25 Unit
Peletakan Batu Pertama pembangunan Rumah Khusus (Rusus) digelar di Desa Tabilaa, Kecamatan Bolaang Uki, Kabupaten Bolsel, Rabu (28/7/2021).
Penulis: Indra Wahyudi Lapa | Editor: Rizali Posumah
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Pemerintah Kabupaten Bolmong Selatan (Bolsel) tengah bersiap untuk melaksanakan pembangunan rumah khusus (Rusus) sebanyak 25 unit
Kini peletakan Batu Pertama pembangunan Rumah Khusus (Rusus) digelar di Desa Tabilaa, Kecamatan Bolaang Uki, Kabupaten Bolsel, Rabu (28/7/2021).
Rusus nelayan perbatasan Sulut sebanyak 25 unit ini dengan lahan seluas 1,5 Hektar.
Acara ini dihadiri langsung oleh Anggota Komisi V DPR-RI H Herson Mayulu (H2M).
Bupati Bolsel Iskandar Kamaru mengatakan dalam sambutannya bahwa program ini merupakan upaya pemerintah.
Guna merelokasi pemukiman nelayan dalam meminimalisir dampak kondisi cuaca di pesisir pantai.
"Hal ini patut disyukuri karena program ini tidak semua daerah dan desa bisa menikmatinya, ini semua berkat aspirasi dan komitmen Herson Mayulu selaku Anggota Komisi V DPR-RI Dapil Sulut dalam membawa Bolsel semakin maju," ujar dia kepada tribunmanado.co.id
Sementara itu, Anggota komisi V DPR RI Herson Mayulu dalam kesempatan ini menyampaikan, salah satu indikator kemiskinan adalah hunian (rumah).
"Untuk itu, pemerintah selalu berupaya agar rumah masyarakat dapat memenuhi standar rumah layak tinggal," jelas dia
ia menambahkan, di Sulawesi Utara hanya Desa Tabilaa yang mendapatkan rumah khusus ini.
"Memang benar Pekerjaan Rusus di Desa Tabilaa ini merupakan satu-satunya di Sulut, untuk itu patut disyukuri," aku dia
H2M juga meminta agar proyek yang anggarannya bersumber dari APBN ini mendapat support dari Pemda terkait fasilitas-fasilitas lain yang dibutuhkan.
"Kiranya ini juga bisa jadi perhatian dari Pemerintah daerah, apabila ada yang kurang," pintanya
Ia pun menambahkan untuk terkait tenaga kerja, kalau bisa kontraktor dapat memberdayakan tenaga-tenaga kerja lokal yang ada di Desa sini.
"Karena masa pandemi, banyak yang membutuhkan pekerjaan, nah saya berharap kepada kontraktor diupayakan untuk tenaga kerja, diambil yang lokal saja," ungkapnya