Seleb
Ernest Prakasa Seminggu Puasa Instagram Akui Rasakan Manfaat Luar Biasa
Setelah lama tak muncul di Instagram, akhirnya Ernest Prakasa kembali bermain dan berselancar di sosial media Instagram pribadinya.
Penulis: Shity Nurjanah | Editor: Shity Nurjanah
TRIBUNMANADO.CO.ID - Setelah lama tak muncul di Instagram, akhirnya Ernest Prakasa kembali bermain dan berselancar di sosial media Instagram pribadinya.
Ternyata vakum selama seminggu dari Instgaram bukan tanpa alasan dilakukan Ernest Prakarsa.
Menurutu suami Meira Anastasia itu, dirinya melakukan puasa Instagram selama seminggu lamanya.
Hal itu disampaikan Ernest sapaan akrabnya melalui video berdurasai 5 menit 6 detik yang diunggahnya ke dalam Instagram pribadinya sehari yang lalu.

FOTO: Ernest Prakasa (Instagram@ernestprakasa)
Menurut sang komika, dirinya melakukan puasa Instagram selama seminggu dengan alasan agar tak kecanduan dengan aplikasi tersebut.
Agar puasa Instagramnya afdol dirinya pun sampai menghapus aplikasi tersebut dari handphone pribadinya.
"Jadi gua baru saja menyelesaikan puasa Instagram seminggu, dari Minggu pagi, Minggu lalu sampai Minggu sekarang pagi baru gua buka lagi Instagramnya," ucapnya dikutip dari video di Instagramnya.
"Gua apus si aplikasi Instagramnya dari hp gua biar afdol lah gitu kalau gak entar gatel," lanjutnya.
Ia pun menyebutkan, hal pertama yang Ia lihat adalah di mana Instagram membuat orang kecanduan dan tanpa sadar setelah bangun tidur yang dilakukan setiap hari adalah membuka aplikasi tersebut.
"Hal pertama yang gua notice ketika betapa kita ini udah addict, addict ini kecanduan kayak hal yang paling berasa kayak gila gue itu kecanduan, lo itu akan buka tanpa sadar, refleks tangan lo itu tanpa di otak lo nyuruh 'eh buka Instagram gih gitu' ketika lo pegang hp dan lo gak tau mau ngapaian, jari lo akan ngebuka Instagram gitu," ucapnya.
Dan menurut artikel yang Ia pernah baca, bahwa interaksi yang dimucnulkan melalui sosial media itu akan memicu dopamin yang efek menyenangkan mirip mengkonsumsi narkoba.
"Gue pernah baca, interaksi yang dimunculkan oleh sosial media, komen, likes dan segala macam itu, itukan memicu dopamin yang sebenarnya kalau secara neurosain civic itu kayak mrip-mirip efek menyenangkan yang kita dapat kalau kita mengkonsumsi narkoba," sebutnya.

:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ernest-prakasa3.jpg)