Kamis, 11 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Doa Bacaan

Bacaan Niat dan Tata Cara Melaksanakan Salat Sunah Mutlak

Salat ini adalah salat yang dikerjakan tanpa sebab apa pun dan tak terikat pada waktu kapanpun kecuali waktu-waktu yang dilarang untuk melaksanakan.

Tayang:
Penulis: Rizali Posumah | Editor: Rizali Posumah
Diskominfo Kotamobagu.
Ilustrasi umat Muslim melaksanakan salat. 

Bila shalat sendiri, maka cukup dibaca hingga hanya telinga kita yang mendengar.

Membaca surat dalam Al-Quran

Di bagian ini bisa dilakukan bisa juga tidak. Atau langsung rukuk tanpa perlua membaca surat al-quran. 

Bila ingin membaca surat al-quran juga dapat dipilih sesuai kemampuan dan hafalan, entah yang pendek ataupun yang panjang.

Penjelasan

Sebenarnya salat sunah mutlak tata caranya sama dengan salat biasa, tanpa perlu ada bacaan khusus, atau doa khusus, persis selayaknya salat pada umumnya. 

Keutamaan salat sunah mutlak

Dari Rabi’ah bin Ka’b al-Aslami radhiyallahu ‘anhu, beliau menceritakan,

Aku pernah tidur bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Aku layani beliau dengan menyiapkan air wudhu beliau dan kebutuhan beliau. Setelah usai, beliau bersabda: “Mintalah sesuatu.” Aku menjawab: ‘Aku ingin bisa bersama anda di surga.’ Beliau bersabda: “Yang selain itu?” ‘Hanya itu.’ Kataku. Kemudian beliau bersabda,

فَأعِنِّي عَلَى نَفْسِكَ بِكَثْرَةِ السُّجُودِ

“Jika demikian, bantulah aku untuk mewujudkan harapanmu dengan memperbanyak sujud.” (HR. Muslim).

Dalam hadis yang lain, dari Ma’dan bin Abi Thalhah al-Ya’mari mengatakan,

Saya pernah bertemu Tsauban, budak yang dibebaskan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Aku pun bertanya kepadanya, ‘Tolong ceritakan kepadaku, amalan apa yang bisa menjadi sebab Allah memasukkanku ke dalam surga?’ Dalam riwayat yang lain: ‘Sampaikan kepadaku amalan yang paling dicintai Allah?’ Tsauban pun terdiam. Kemduian aku mengulangi pertanyaanku tiga kali. Setelah itu beliau menjawab, ‘Aku pernah menanyakan hal itu kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dan beliau menjawab:

عَلَيْكَ بِكَثْرَةِ السُّجُودِ، فَإِنَّكَ لا تَسْجُدُ، سَجْدَةً إِلا رَفَعَكَ اللهُ بِهَا دَرَجَةً، وَحَطَّ عَنْكَ بِهَا خَطِيئَةً

“Perbanyaklah bersujud. Karena tidaklah kamu bersujud sekali, kecuali Allah akan mengangkat satu derajat untukmu dan menghapus satu kesalahan darimu.” (HR. Muslim).

Sumber: Tribun Manado
Halaman 3/4
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved