Breaking News:

Internasional

Virus Cacar Monyet Monkeypox Kembali Terdeteksi Penularannya setelah 18 Tahun, Ini Gejalanya

Penularan cacar monyet kembali terdeteksi. Lebih dari 200 orang yang tersebar di 27 negara bagian di Amerika Serikat

Editor: Frandi Piring
FACE2FACE AFRICA
Virus penyakit cacar monyet atau monkeypox. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Di tengah Pandemi Covid-19, penyakit Cacar Monyet kembali menular.

Dilaporkan lebih dari 200 orang yang tersebar di 27 negara bagian di Amerika Serikat tengah dilacak terkait kemungkinan munculnya penularan cacar monyet, menurut sejumlah pejabat kesehatan AS.

Aparat khawatir para individu tersebut telah berkontak dengan seorang pria Texas yang membawa penyakit itu dari Nigeria awal bulan ini.

6 Fakta Virus Monkeypox, Penyakit Cacar Monyet yang Pertama Kali Muncul di Singapura.
6 Fakta Virus Monkeypox, Penyakit Cacar Monyet yang Pertama Kali Muncul di Singapura. (PUBLIC HEALTH IMAGE LIBRARY/CDC)

Adapun pria yang bersangkutan telah dibawa ke rumah sakit dalam kini dalam kondisi stabil.

Pria itu diyakini sebagai pasien cacar monyet pertama di AS sejak 2003 silam.

Sejauh ini tidak ada kasus lain yang dilaporkan muncul di AS.

Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (CDC) mengatakan individu-individu yang dilacak adalah para penumpang di dalam pesawat yang sama dengan si pria asal Texas.

Mereka dikhawatirkan ikut terpapar penyakit cacar monyet.

Disebutkan CDC, pihak maskapai turut memeriksa "potensi risiko pada mereka yang mungkin berkontak dekat dengan si pria".

Meski demikian, tambah CDC, kemungkinan penyakit itu menyebar di dalam pesawat terbilang kecil karena para penumpang diharuskan memakai masker.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved