Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pertamina

Baru 4 Bulan Operasikan Pertashop, Robby Raup Omset Lebih dari Rp 270 Juta Sebulan

Tak pernah ia bayangkan Pertashop yang tadinya berdiri di lahan 250 m2 kini membuatnya mampu membeli tanah dan membuka minimarket.

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Rizali Posumah
Pertamina
Pertashop Dimembe melayani kebutuhan masyarakat dengan BBM berkualitas dengan harga standar Pertamina. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Ketekunan pasti berbuah sukses. Berkat ketekunan mengelola usahanya, Robby Mamahit (57), pemilik Pertashop di Dimembe, Minahasa Utara bisa mendapat berkah yang tak diduga diraih dalam waktu cepat.

Tak pernah ia bayangkan Pertashop yang tadinya berdiri di lahan 250 m2 kini membuatnya mampu membeli tanah dan membuka minimarket di sebelah Pertashop-nya hanya dalam waktu 4 bulan saja.

Robby bercerita, awalnya ia mengetahui mendapat informasi dari teman dan website Pertamina.

“Investasinya sangat ringan menurut saya, dengan pasar yang jelas, Pertashop sangat menjanjikan dapat balik modal dalam waktu yang singkat” ujarnya, Jumat (23/07/2021).

Hal yang membuat ia yakin adalah Pertashop menjual BBM yang terjamin kualitasnya karena dipasok langsung
dengan mobil tangki dari Pertamina.

Selain itu, harganya lebih murah daripada bensin eceran dengan kualitas yang lebih baik sekelas Pertamax dengan harga setara di SPBU yakni Rp 9.200 per liter.

Robby pun antusias menceritakan awal mula dia mendaftar sampai dengan sekarang. Ia menuturkan proses kepemilikan Pertashop sangat mudah, cepat dan transparan.

“Saya hanya perlu dua bulan dari menyiapkan lahan sampai dengan Pertashop bisa beroperasi. Tergantung di lahan yang kita miliki," katanya

Setelah beroperasi kepercayaan masyarakat pelan-pelan tapi pasti mulai tumbuh.

“Masyarakat awalnya bingung, mereka pikir ini sama dengan Pertamini lainnya. Tapi setelah mereka melihat ada truk tangki Pertamina yang ngisi, harga tidak dimainkan, akhirnya mereka percaya dan terbiasa mengisi di Pertashop kita,” kata Robby.

Sekarang setelah 4 bulan berdiri, ia mengungkapkan penjualan mencapai 1.000 liter per hari dengan omzet berkisar antara Rp 250-270 juta rupiah per bulan.

Dengan keuntungan tersebut ia putar kembali dengan membeli lahan di sebelah Pertashop untuk ia bangun minimarket, Enduro Express (tempat ganti oli resmi Pertamina) dan Anjungan Tunai Mandiri (ATM).

“Kuncinya bagi calon pengusaha Pertashop, utamakan pelayanan sesuai standard Pertamina. Utamakan senyum sapa dan salam dan berikan perhatian kecil ke konsumen, maka mereka akan berulang mengisi karena pengalaman baik yang mereka peroleh,” ujar Robby.

Pertashop Majukan Ekonomi Desa

Pertamina terus mendorong pemerataan akses energi di seluruh sudut negeri, terutama di daerah yang jauh dari SPBU, Pertashop diluncurkan tahun 2018 sebagai sebuah layanan one stop shopping produk Pertamina yang dapat dimiliki siapapun dengan harga lebih terjangkau dan keuntungan yang menjanjikan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved