Breaking News:

Penanganan Covid

Sering Dicaci dan Dikutuki Warga, Tim Pemakaman Covid-19 Balas dengan Doa

Hari ini, Kamis (22/7/2021), kata Mariano, mereka memakamkan dua jenazah di Kecamatan Ranoyapo dan Kecamatan Motoling Barat.

Penulis: Rul Mantik | Editor: Rizali Posumah
Dokumentasi Mariano Kani
Kegiatan pemakaman jenazah Covid-19 oleh tim relawan pemakaman Sat Pol PP Minsel. 

Padahal, kata dia, jika mengikuti emosi mereka, caci-maki, teriakan dan kutukan tak sanggup mereka terima.

"Kami juga lelah, bahkan sangat lelah. Tiap hari kami stand by dan harus menuju ke lokasi yang jauh dari rumah untuk memakamkan jenazah yang terkonfirmasi positif Covid-19. Tubuh ini serasa mau lepas karena lelah yang amat sangat," paparnya.

Mariano adalah salah satu anggota tim pemakaman jenazah Covid-19 di Kabupaten Minsel.

Selain Mariano, ada 9 sampai 11 anggota Satpol PP lain yang menjadi relawan pemakaman jenazah Covid-19.

Kesembilan anggota tim ini memiliki tugas berbeda saat pemakaman.

Ada yang harus masuk lobang untuk menahan peti jenazah, ada yang bertugas menurunkan tali penahan peti jenazah, ada yang bertugas melakukan penyemprotan disinfektan.

"Sekali turun jumlah anggota kami sembilan orang," ucapnya.

Untuk sekali bekerja memakamkan jenazah, mereka hanya dibayar Rp200 ribu. Pembayaran insentif mereka diambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). (rul)

Tentang Minsel

Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) adalah salah satu kabupaten di Provinsi Sulawesi Utara, Indonesia.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved