Rektor UI
Sosok Rektor UI Prof Ari Kuncoro, Panggil BEM yang Kritik Jokowi, Kini Disorot Punya Jabatan di BUMN
Beberapa waktu lalu Prof Ari Kuncoro disorotan karena polemik surat pemanggilan pengurus Badan Eksekutig Mahasiswa (BEM) karena kritik Jokowi.
Penulis: Gryfid Talumedun | Editor: Gryfid Talumedun
TRIBUNMANADO.CO.ID - Sosok Rektor Universitas Indonesia (UI) Prof Ari Kuncoro kembali menjadi sorotan.
Beberapa waktu lalu Prof Ari Kuncoro disorotan karena polemik surat pemanggilan pengurus Badan Eksekutig Mahasiswa (BEM).
Pengurus BEM UI dipanggil pihak rektorat karena menjuluki Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan sebutan The King of Lip Servce.
Organisasi mahasiswa ini menyebut Jokowi kerap mengumbar-umbar janji.
• Diubah Jokowi, Rektor UI Kini Boleh Rangkap Jabatan, Bivitri Susanti: Ini Langkah yang Aneh
Kini publik dihebohkan soal keputusan Presiden Joko Widodo atau Jokowi terhadap jabatan Rektor UI.
Dalam peraturan tersebut Presiden Jokowi resmi memberikan izin Rektor UI Ari Kuncoro untuk rangkap jabatan.
Rektor UI tersebut menjabat juga sebagai wakil komisaris utama bank salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Keputusan tersebut berlaku setelah Jokowi menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 75 Tahun 2021 tentang Statuta.
Namun ternyata, keputusan Jokowi tersebut menjadi polemik di tengah masyarakat hingga nama Rektor UI masuk dalam jajaran trending topik di media sosial Twitter Indonesia.
Lantas siapakah sebenarnya sosok Ari Kuncoro?
Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini profil dan perjalanan karier Rektor UI yang kini tengah ramai diperbincangkan.
Profil dan Biodata Rektor UI
1. Baru jabat 3 tahun
• Apa Itu Muazin hingga Bikin Presiden Jokowi Dibully Sehabis Sholat Idul Adha 2021 Bareng Paspampres
Prof Ari Kuncoro kelahiran 1962. Dia terpilih sebagai Rektor UI Periode 2019-2024.
Ari berhasil menyingkirkan dua kandidat lainnya.
Yakni Prof. Dr. rer. nat. Abdul Haris dan Prof. Dr. dr. Budi Wiweko, MPH, SpOG(K).
Prof Ari mengantongi 16 suara dari total 23 suara.
Sedangkan Abdul Haris yang saat ini menjabat sebagai Dekan Fakultas FMIPA UI, hanya mendapat 7 suara.
Sementara Budi Wiweko tak memeroleh suara sama sekali.
2. Karir moncer
• Dimas Seto dan Dhini Aminarti Bikin Penggemar Baper, Foto Mereka Saat Rayakan Idul Adha Jadi Sorotan
Sebelumnya, Ari tercatat menduduki Dekan Fakultas Ekonomi UI.
Dilansir situs resmi UI, Ari Kuncoro adalah seorang dosen FEUI.
Prof Ari sering menjadi dosen tamu di berbagai universitas di dunia.
Pria tamatan FEUI tahun 1986 ini juga sering mengajar di Amerika Serikat.
Saat kuliah, konsentrasi yang dipilih adalah di bidang ekonomi moneter dengan judul skripsi "Prospect of Deficit Financing in Indonesia: A Simulation Study Using Macro Econometric Model".
Setelahnya, Ari melanjutkan jenjang masternya di Master of Arts, University of Minnesota, USA.
Ari memperoleh gelar S2 nya pada tahun 1990.
Dengan konsentrasi Development Economics.
Tesis yang diramunya berjudul "Technical Efficiency in Indonesian Manufacturing Industry: Estimation with Stochastic Frontier of Production Function".
Pada tahun 1994, Ari makin mengukuhkan akademiknya dalam bidang ekonomi.
Dengan menamatkan program doktornya dari Brown University.
Konsentrasi yang diambil juga semakin terfokus, yaitu pada Urban Economics, Industrial Organization and Applied Micro Econometrics.
Dalam perjalanan kariernya, Ari sudah banyak mengabdikan diri di berbagai lembaga.
Setelah memperoleh gelar doktor, Ari kembali ke tanah air dan mulai menjalani kariernya sebagai peneliti di LPEM-FEUI, sejak tahun 1994 hingga saat ini.
Ari juga sempat menjadi pembantu dekan bagian akademik FEUI pada 1998. Selain itu, dia juga pernah menjadi sekretaris di program pasca sarjana FEUI, pada tahun 1996.
Hingga saat ini, Ari masih aktif mengajar beberapa mata kuliah seperti Makroekonomi, Mikroekonomi dan sering pula menjadi dosen tamu di beberapa perguruan tinggi di dalam dan luar negeri.
3. Komisaris BUMN
Selain menduduki jabatan akademis, Prof Ari Kuncoro ternyata Komisaris Utama Bank Negara Indonesia.
Dia diangkat pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa BNI pada 2 November 2017.
Setelah itu, ia diangkat menjadi Wakil Komisaris Utama Bank Rakyat Indonesia berdasarkan Hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) BRI pada 18 Februari 2020.
Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul Biodata Prof Ari Kuncoro, Rektor UI yang Panggil BEM karena Menjuluki Jokowi The King of Lip Service