Pegadaian
Pegadaian Ingatkan Masyarakat, Waspadai Penipuan Bermodus Lelang dan Penjualan Barang Harga Murah
PT Pegadaian (Persero) mengimbau masyarakat agar hati-hati jika mendapat penawaran lelang atau penjualan barang dengan harga murah.
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Chintya Rantung
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - PT Pegadaian (Persero) mengimbau masyarakat agar hati-hati jika mendapat penawaran lelang atau penjualan barang dengan harga murah.
Pegadaian mengingatkan karena maraknya penipuan bermodus lelang online melalui media sosial seperti Instagram, Facebook, SMS maupun pengiriman pesan melalui Whatsapp.
Kepala Departemen Komunikasi PT Pegadaian (Persero) Basuki Tri Andayani mengatakan, pihaknya sering menerima laporan masyarakat tentang lelang mobil, emas, barang elektronik, maupun barang berharga lainnya.
Modusnya bermacam-macam. Selain mengatasnamakan Pegadaian, foto pribadinya pun disalahgunakan dan nomor WA-nya beberapa kali dimanipulasi untuk melakukan tindak penipuan.
Jelas dia, beberapa waktu lalu ada masyarakat yang menjadi korban penipuan dengan modus lelang mobil dengan harga yang sangat murah.
"Masyarakat kami imbau agar waspada dan tidak mudah tergiur dengan penawaran barang dengan harga yang tidak wajar," kata Basuki dalam keterangan tertulis ke Tribunmanado.co.id, Rabu (21/07/2021).
Basuki juga mengatakan, ada beberapa kemungkinan buruk atas penawaran barang dengan harga yang sangat murah.
Pertama, tindak penipuan murni, barangnya tidak ada, korban hanya diberikan iming-iming palsu, atau barang barang rekondisi.
Dan kemungkinan kedua, barang-barang yang ditawarkan merupakan hasil kejahatan.
Semuanya merugikan korban, mulai kerugian keuangan bahkan bisa berakibat hukum karena dinilai melakukan tindak pidana penadahan.
Selanjutnya Basuki meminta agar masyarakar berhati-hati dan waspada.
Ia membagi tips agar terhindar dari tindak penipuan. Pertama, pastikan informasinya benar dan masuk akal
Kedua, cek apakah informasi tersebut berasal dari sumber yang terpercaya.
Ketiga, lakukan ricek dengan mengkonfirmasi kepada sumber informasi yang sebenarnya, dalam hal ini instansi yang dicatut namanya.
Katanya, dalam situasi sulit di tengah pandemi, banyak orang mencari cara untuk bertahan hidup dan menghalalkan segala cara.