Nelayan Hilang
Nelayan Bolmong Hilang di Laut, Air Keruh Jadi Kendala Pencarian
Kepada Tribunmanado.co.id, Koordinator Basarnas Pos Kotamobagu, Rusmadi mengatakan jika pihaknya sangat kesulitan mencari keberadaan korban.
Penulis: Nielton Durado | Editor: Rizali Posumah
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado -- Basarnas Kotamobagu bersama masyarakat masih melakukan pencarian terhadap warga Desa Lalow, Kecamatan Lolak, Kabupaten Bоlmоng, yang hilang saat melaut.
Kepada tribunmanado.co.id, Koordinator Basarnas Pos Kotamobagu, Rusmadi mengatakan jika pihaknya sangat kesulitan mencari keberadaan korban.
Salah satu kendala pihaknya adalah air yang keruh akibat hujan beberapa waktu lalu.
"Air yang keruh sangat menggangu penglihatan saat mencari korban," ujarnya.
Bukan hanya itu, tidak adanya saksi saat korban dinyatakan hilang.
Membuat pihak Basarnas Kotamobagu kesulitan menentukan titik awal dimana korban hilang.
"Kalau titik awalnya kami tahu, maka akan lebih muda kami melakukan pencarian ini," tegasnya.
Perahu Karet
Basarnas menurunkan dua perahu karet guna mencari warga Desa Lalow, Kecamatan Lolak, yang hilang saat melaut.
Humas Basarnas Manado Ferry Ariyanto ketika dihubungi Tribun Manado, mengaku jika dua perahu karet ini diturunkan di Pantai Lolak.
"Untuk hari pertama pencarian kami kerahkan perahu karet sebanyak dua buah," kata dia.
Ia menegaskan jika pencarian masih menyisir sekitaran tepian pantai.
Pasalnya, pihaknya takut jika korban bakal hanyut ke tepian pantai.
"Hari ini kami masih menyasar tepian pantai, dengan harapan korban segera ditemukan," tegasnya.
Sebelumnya diketahui, Salah seorang warga Desa Lalow, Kecamatan Lolak, Kabupaten Bоlmоng, Sulut, dinyatakan hilang saat melaut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/basarnas-kotamobagu-bersama-masyarakat-melakukan-pencarian-warga-desa-lalow.jpg)