Selasa, 21 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Vaksinasi Covid

Soal Vaksinasi Anak, Pemerhati Kesehatan Sunny Rumawung Beri Solusi ke Pemkot Bitung

Menurut dr Sunny, pelaksanaan vaksinasi Covid 19 ke anak usia 12 – 17 tahun pemerintah Kota Bitung harus berkaca ke pemerintah Kota Manado.

tribunmanado.co.id/Christian Wayongkere
Kerumunan terjadi saat pelaksanaan vaksinasi Covid 19 untuk anak usia 12-17 tahun di lapangan upacara Kantor Walikota Bitung, Kamis (15/7/2021). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado Banyak warga yang berkerumun saat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk anak-anak usia 12–17 tahun, di Kota Bitung, Kamis (15/7/2021).

Hal ini mendapat sorotan seorang Pemerhati Kesehatan Sulawesi Utara, dr Sunny Rumawung.

Sunny Rumawung pun melontarkan masukkan untuk Pemkot Bitung. 

Menurut dr Sunny, pelaksanaan vaksinasi Covid 19 ke anak usia 12 – 17 tahun pemerintah Kota Bitung harus berkaca ke pemerintah Kota Manado.

“Sebaiknya dilakukan door to door alias jemput bola seperti yang dilakukan Walikota Manado,” kata dr Sunny Rumawung kepada tribunmanado.co.id, Minggu (18/7/2021).

Sunny Rumawung mengatakan, pogram vaksinasi anak yang saat ini sedang gencar dilakukan pemerintah sangat baik dan patut didukung oleh semua pihak.

Kerumunan terjadi saat pelaksanaan vaksinasi Covid 19 untuk anak usia 12-17 tahun di lapangan upacara Kantor Walikota Bitung, Kamis (15/7/2021).
Kerumunan terjadi saat pelaksanaan vaksinasi Covid 19 untuk anak usia 12-17 tahun di lapangan upacara Kantor Walikota Bitung, Kamis (15/7/2021). (tribunmanado.co.id/Christian Wayongkere)

"Terutama bagi orang tua yang mempunyai anak rentang umur 12-17 tahun," ujarnya.

Hanya saja, kata dia, kegiatan tersebut berpotensi menjadi cluster penularan karena banyaknya orang yang hadir pada kegiatan itu.

"Kehadiran  banyak orang tidak bisa terhindarkan, karena biasanya anak-anak yang akan divaksin diantar oleh orang tuanya," teramgmua.

Terlebih kata dia, jiga para orang tua tersebut membawa bayi atau anak yang sebenarnya belum waktunya untuk divaksin.

“Untuk menghindari hal tersebut saran kami vaksinasi anak-anak bisa dilakukan door to door alias jemput bola. Lurah atau Kepala lingkungan/RT bisa mendata anak-anak di lingkungan masing-masing,” tambahnya.

Lanjut Sunny Rumawung, cara ini memang akan membuat kesulitan para tenaga kesehatan.

"Tapi ini demi kebaikan kita semua dan supaya tidak terjadi penularan pada saat vaksin," kata Rumawung.

"Cara itu bisa dilakukan secara bertahap tapi intens untuk skop yang lebih kecil atau bisa juga dengan door to door," lanjutnya lagi.

Adanya kerumunan saat vaksin ini tak ditampik oleh pihak Pemkot Bitung.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved