Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Penanganan Covid

Bantu Masyarakat Terdampak PPKM, Pemerintah Salurkan 200 Ribu Ton Beras Mulai Hari Ini

Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso menturkan, penyaluran bantuan dilakukan serentak di seluruh gudang-gudang Bulog di Indonesia.

Bulog.co.id
Bantu Masyarakat Terdampak PPKM, Pemerintah Salurkan 200 Ribu Ton Beras Mulai Hari Ini 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pemerintah menambah daftar bantuan untuk masyarakat yang terdampak karena kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Dengan ditambahnya bansos tersebut, maka dibutuhkan tambahan anggaran mencapai Rp 39,19 triliun.

Dengan begitu, anggaran program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) naik menjadi Rp 744,75 triliun dari Rp 699,43 triliun.

Mulai Hari Ini <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/200-ribu-ton-beras' title='200 Ribu Ton Beras'>200 Ribu Ton Beras</a> Bulog Disalurkan untuk Bantuan <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/ppkm' title='PPKM'>PPKM</a>

Salah satunya Perum Bulog menyalurkan tambahan bantuan beras PPKM 2021 sebanyak 200 ribu ton mulai hari ini menyusul adanya penyerahan data dari Kementerian Sosial, Jumat (16/7/2021) kemarin.

Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso menturkan, penyaluran bantuan dilakukan serentak di seluruh gudang-gudang Bulog di Indonesia.

“Sesuai instruksi dari Presiden, mulai hari ini tambahan bantuan beras PPKM ini akan kami kirimkan kepada 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM) Bantuan Sosial Tunai dan 10 juta KPM Program Keluarga Harapan sesuai data Kemensos,” ujar Budi Waseso dalam keterangannya, Minggu (18/7/2021).

“Masing-masing KPM nanti akan mendapat tambahan bantuan beras sebanyak 10 kilogram,” sambungnya. 

Sebelumnya Presiden Joko Widodo menginstruksikan seluruh jajaran untuk mempercepat penyaluran semua bantuan di tengah kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat termasuk Bantuan Beras PPKM.

PT Nindya Karya Buka Lowongan Kerja Terbaru, Terima Mulai Lulusan D3 S1, Ini Cara Pendaftarannya

Budi Waseso kemudian juga menegaskan Bulog telah menetapkan ‘quality control management’ yang bertugas memastikan kualitas beras Bulog sesuai standar kualitas terbaik.

Bulog juga berkomitmen untuk memastikan kualitas dan kuantitas beras yang disalurkan dengan membentuk tim monitoring dan evaluasi Bulog.

“Selain membentuk tim monev (monitoring dan evaluasi), jajaran direksi dan tim juga terjun langsung melakukan pengecekan tahap akhir pada Sabtu kemarin guna memastikan penyaluran tambahan Bantuan Beras PPKM 2021,” kata Budi Waseso.

Perum Bulog sudah menyiapkan beras sebanyak 200.000 ton untuk tambahan bantuan beras PPKM.

Munculnya angka tersebut sesuai hasil rapat internal bersama Presiden dan sejumlah Menteri terkait pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Bansos Tambahan Rp 39 Triliun Untuk Masyarakat

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved