Senin, 27 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Sulut

Monumen Stadion Klabat, Simbol Kejayaan Sepakbola Sulut yang Kini Merana

Monumen Stadion Klabat namanya. Letaknya sekitar 100 meter sisi utara stadion di Kelurahan Ranotana, Kecamatan Wanea, Kota Manado.

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Gryfid Talumedun
Tribun Manado/Fernando Lumowa
Monumen Stadion Klabat di Ranotana, Wanea, Manado yang tak terawat. Foto diambil Sabtu (17/07/2021). 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Tepat hari ini 41 tahun yang lalu, sebuah monumen simbol kejayaan sepakbola Bumi Nyiur Melambai diresmikan.

Monumen Stadion Klabat namanya. Letaknya sekitar 100 meter sisi utara stadion di Kelurahan Ranotana, Kecamatan Wanea, Kota Manado.

Berdiri tepat di median jalan yang menghubungkan Jalan Stadion Klabat dan Jalan Sam Ratulangi Manado.

Daihatsu Rocky 1.2L dengan Mesin 1.200cc Mengaspal di Bumi Nyiur Melambai

Monumen itu berupa patung. Dua pria tengah berjibaku berebut bola. Patung beton itu ditopang beton setinggi dua meter.

Jika diukur dari permukaan jalan hingga puncak patung, monumen itu tingginya sekitar 3,5 meter.

Sayang, kondisinya tak terawat. Beberapa bagian patung telah retak. Sebagian runtuh. Memperlihatkan rangka besi berkarat.

Monumen Stadion Klabat di Ranotana, Wanea, Manado yang tak terawat. Foto diambil Sabtu (17/07/2021).
Monumen Stadion Klabat di Ranotana, Wanea, Manado yang tak terawat. Foto diambil Sabtu (17/07/2021). (Tribun Manado/Fernando Lumowa)

Ciri biru kuning pudar. Mengelupas di sana-sini. Wajah dua pria pun tak jelas terlihat karena monunen itu tidak dirawat.

Tak cuma itu, tanaman liat tumbuh subur. Nyaris sama tinggi dengan patung pesepakbola.

Pada beton penyanggah patung, terdapat prasasti yang menerakan kapan monumen diresmikan.

Pada 17 Juli 1980, Gubernur Sulut kala itu, Letjen TNI GH Mantik meresmikan monumen itu.

Di situ juga tertulis perencana monumen, JT Mingkid. Pelaksana pen bangunan, PT Bina Kosmos

Penuturan warga sekitar, dulu, patung itu menjadi kebanggaan. Setiap kali Persma Manado main di Klabat, tak sedikit yang datang foto-foto mengabadikan momen di situ.

Perang Billboard Kandidat Pilpres 2024 di Kota Manado Mulai Puan dan Airlangga Hingga Prabowo

"Dicat kuning biru karena seragam kebesaran Persma biru kuning," kata Onal Langi, warga Karombasan. Stadion Klabat adalah tempat bermainnya sehari-hari.

Fans fanatik Persma ini bilang, monumen itu sudah berdiri sejak tahun 80-an.

"Sewaktu Persma berjaya di divisi utama Liga Indonesia, patung itu bersih dan terawat," katanya.
Kondis

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved