Breaking News:

Berita Sulut

Monumen Stadion Klabat, Simbol Kejayaan Sepakbola Sulut yang Kini Merana

Monumen Stadion Klabat namanya. Letaknya sekitar 100 meter sisi utara stadion di Kelurahan Ranotana, Kecamatan Wanea, Kota Manado.

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Gryfid Talumedun
Tribun Manado/Fernando Lumowa
Monumen Stadion Klabat di Ranotana, Wanea, Manado yang tak terawat. Foto diambil Sabtu (17/07/2021). 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Tepat hari ini 41 tahun yang lalu, sebuah monumen simbol kejayaan sepakbola Bumi Nyiur Melambai diresmikan.

Monumen Stadion Klabat namanya. Letaknya sekitar 100 meter sisi utara stadion di Kelurahan Ranotana, Kecamatan Wanea, Kota Manado.

Berdiri tepat di median jalan yang menghubungkan Jalan Stadion Klabat dan Jalan Sam Ratulangi Manado.

Daihatsu Rocky 1.2L dengan Mesin 1.200cc Mengaspal di Bumi Nyiur Melambai

Monumen itu berupa patung. Dua pria tengah berjibaku berebut bola. Patung beton itu ditopang beton setinggi dua meter.

Jika diukur dari permukaan jalan hingga puncak patung, monumen itu tingginya sekitar 3,5 meter.

Sayang, kondisinya tak terawat. Beberapa bagian patung telah retak. Sebagian runtuh. Memperlihatkan rangka besi berkarat.

Monumen Stadion Klabat di Ranotana, Wanea, Manado yang tak terawat. Foto diambil Sabtu (17/07/2021).
Monumen Stadion Klabat di Ranotana, Wanea, Manado yang tak terawat. Foto diambil Sabtu (17/07/2021). (Tribun Manado/Fernando Lumowa)

Ciri biru kuning pudar. Mengelupas di sana-sini. Wajah dua pria pun tak jelas terlihat karena monunen itu tidak dirawat.

Tak cuma itu, tanaman liat tumbuh subur. Nyaris sama tinggi dengan patung pesepakbola.

Pada beton penyanggah patung, terdapat prasasti yang menerakan kapan monumen diresmikan.

Pada 17 Juli 1980, Gubernur Sulut kala itu, Letjen TNI GH Mantik meresmikan monumen itu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved