Breaking News:

Torang Kanal

Cerita ASN Sulut Hesi Lumasuge kala Bekerja di Tengah Pandemi

Penyeberan kasus Covid-19 ada peningkatan dalam beberapa hari terakhir di Sulut, membuat gubernur mengambil langkah yaitu menerapkan PPKM skala mikro

Penulis: Fistel Mukuan | Editor: Rizali Posumah
Dokumentasi pribadi
Hesi Lumasuge, ASN Sulut lulusan Fisip Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Tingginya angka penyebaran Covid-19 di Sulawesi Utara (Sulut) turut menjadi perhatian wanita bernama Hesi Lumasuge.

"Penyeberan kasus Covid-19 ada peningkatan dalam beberapa hari terakhir di Sulut, membuat gubernur mengambil langkah yaitu menerapkan PPKM skala mikro di beberapa daerah," terang wanita lulusan Fisip Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado ini. 

Rujukan dari penerapan PPKM adalah surat edaran nomor 440/21.4150/sekr-dinkes tentang antisipasi peningkatan kasus covid-19 di Sulut.

"Dengan begitu kami sebagai ASN yang tadinya masuk kantor sudah 75 % kini harus berkurang menjadi 25% saja," ujarnya. 

Meski begitu, kata dia, ini bukan berarti ASN WFH hanya leha-leha, harus tetap produktif dan menjadi contoh dalam menekan angka kasus Covid-19. 

Wanita kelahiran Manado 7 September 1987 ini sampaikan, saat ini ASN ke kantor hanya seminggu sekali sesuai jadwal yang sudah diatur. 

Sementara untuk rapat, kata dia, semaksimal mungkin rapat dilakukan hanya melalui aplikasi zoom.

"Perasaan saya pekerjaan di tengah pandemi ini terasa lain, karena sudah terbiasa bekerja di kantor," ujar Hesi yang diketahui bekerja di Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik Provinsi Sulut.

Hesi juga mengeluhkan beberapa kendala saat bekerja dari rumah, terutama jaringan jelek. 

"Pekerjaan tidak lagi efektif, tapi apa boleh buat ini semua demi menekan angka kasus Covid-19," ujar dia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved