Penanganan Covid
Melihat Kesiapan Lima Rumah Isolasi di Kabupaten Sitaro
Kasus Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) terus mengalami peningkatan.
Penulis: Octavian Hermanses | Editor: Chintya Rantung
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Kasus Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) terus mengalami peningkatan.
Dua Rumah Sakit, khususnya Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lapangan Sawang yang menyediakan 20 tempat tidur khusus pasien Covid-19 nyaris penuh.
Untuk menangani persoalan ini, pemerintah daerah menyiapkan sejumlah skenario dalam rangka penanganan pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19.
Mulai dari pengalihan status RSUD menjadi Rumah Sakit khusus Covid-19 hingga penyediaan lima gedung yang akan dijadikan rumah isolasi.
Meski demikian, rumah isolasi yang terdiri dari Pasar Mebura Ulu Siau, Eks Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sitaro, Gedung Industri Kecil Menangah (IKM) Sitaro, Balai Latihan Keterampilan (BLK) Tagulandang serta Pasar Lamanggo Biaro hanya diperuntukan bagi pasien yang menjalani masa pemulihan pasca penanganan medis di Rumah Sakit atau Puskesmas.
Wakil Bupati Kepulauan Sitaro John Palandung yang meninjau langsung kesiapan beberapa rumah isolasi di wilayah Siau menjelaskan, di tengah lonjakan kasus Covid-19, pemerintah daerah memandang perlu untuk menyiagakan tempat atau sarana penanganan pasien layaknya fasilitas kesehatan.
"Kita telah menyiapkan beberapa tempat khusus (rumah isolasi), karena melihat lonjakan dari Covid-19 saat ini di Sitaro.
Apalagi kapasitas rumah sakit dan puskesmas kita sangat terbatas," ungkap Palandung, Kamis (15/7/2021).
Dia menyebut, tempat tersebut akan dikhususkan bagi pasien yang telah menjalani penanganan intensif, baik di Rumah Sakit maupun Puskesmas.
Sehingga, sambungnya, akan ada tempat bagi pasien lain di setiap faskes yang ada di Sitaro.
"Tempat ini (rumah isolasi) menyediakan puluhan kamar. Jadi pasien yang sudah stabil kondisinya, dapat dipindahkan kesini," terang Palandung.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sitaro, dr Semuel Raule menyebut terdapat 141 kamar di lima gedung rumah isolasi.
Saat ini, lanjut Raule, pihaknya telah melakukan pembersihan di setiap rumah isolasi untuk persiapan ketika terjadi lonjakan signifikan kasus Covid-19 di masing-masing wilayah.
"Nantinya akan kita tempatkan petugas dan peralatan medis di rumah isolasi ini. Karena ini diperuntukan bagi pasien yang dalam kondisi stabil, maka peralatan sederhana seperti pengukur suhu tubuh maupun pengukur tekanan darah dan sejenisnya," ujar Raule.
Pantauan tribunmanado.co.id di Rumah Isolasi Mebura nampak sejumlah petugas terus melakukan pembersihan. Gedung yang dilengkapi 38 kamar tidur itu terdiri dari tiga bagian, masing-masing dua aula serta satu gedung yang dilengkapi kamar tidur.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/wabup-john-palandung-didampingi-kadis-kesehatan-dan-camat-sitim.jpg)