Torang Kanal
Gratchia Kalumata Harapkan Banjir di Manado Segera Teratasi
Wanita bernama lengkap Gratchia Deisy Kalumata mengajak agar semua masyarakat kota Manado tetap waspada.
Penulis: Fistel Mukuan | Editor: Rizali Posumah
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Kota Manado akhir-akhir ini sering dilanda hujan.
Hal ini menyebabkan terjadinya banjir di beberapa titik.
Keadaan ini membuat wanita bernama lengkap Gratchia Deisy Kalumata merasa khawatir.
Ia pun mengajak masyarakat kota Manado tetap waspada.
"Kita berdoa bersama-sama agar cuaca ekstrim segera berakhir dan tidak menimbulkan banjir di kota Manado," kata wanita kelahiran Lindangan, 30 Desember 2002.
Mahasiswi Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado ini sampaikan banjir juga sering terjadi karena adanya penumpukan sampah di drainase.
"Untuk itu masyarakat harus Menjaga kebersihan lingkungan, apalagi sekarang sering memakai masker agar jangan dibuang sembarangan dan harus dibuang pada tempatnya," ucap Gratchia yang saat ini duduk di semester 3 Fakultas Teknik Prodi Informatika.
Perempuan harapan dua putri Dirgantara Sulawesi Utara 2020 ini berharap agar banjir di Manado segera berakhir.
"Ini semua perlu kerjasama dari masyarakat dan pemerintah kota Manado. Masyarakat buang sampah pada tempatnya dan pemerintah carilah solusi agar banjir segera diatasi," ungkap anak pertama dari empat bersaudara.
Apalagi kata pemilik akun instagram bernama @chiakalumata, saat ini Manado tengah menghadapi masalah pandemi Covid-19. (fis)
Tentang Manado
Kota Manado adalah Ibukota Provinsi Sulawesi Utara, Indonesia, dan merupakan kota terbesar kedua di Pulau Sulawesi
Kota Manado berbatasan dengan Kabupaten Minahasa dan Minahasa Utara.
Kota Manado memiliki 11 kecamatan serta 87 kelurahan dan desa, luas wilayah Kota Manado 157,27 km²
Wilayah perairan Kota Manado meliputi Pulau Bunaken, Pulau Siladen dan Pulau Manado Tua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/gratchia-deisy-kalumata-5.jpg)