Breaking News:

Penanganan Covid

Terkait Surat Tes Covid Palsu, Praktisi Hukum Sulut Vebry Haryadi: Ancamannya 6 Tahun Penjara

Vebry Tri Haryadi selaku praktisi hukum mengatakan bagi mereka yang diduga menggunakan surat tes bodong harus diproses hukum.

Penulis: Fistel Mukuan | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Fistel Mukuan
Praktisi hukum Vebry T Haryadi. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Gubernur Sulut Olly Dondokambey membeber fakta menarik dalam sambutan pada rapat paripurna HUT Manado ke-398 di kantor DPRD kota Manado, Rabu (14/7/2021).

Menurut Gubernur dua periode ini Covid 19 di Sulut melonjak akibat warga yang pulang dari Jakarta.

"Mereka tembus pakai surat bodong (palsu). Kami sudah telusuri dan kedapatan 109 warga yang positif," kata Gubernur Sulut.

Menanggapi hal itu Vebry Tri Haryadi selaku praktisi hukum mengatakan bagi mereka yang diduga menggunakan surat tes bodong harus diproses hukum.

Pengacara ini menegaskan bahwa mereka bisa dijerat dengan Pasal 263 Ayat (1) KUHP, yaitu membuat surat palsu dengan ancaman hukuman 6 tahun.

"Apalagi dalam pandemi Covid-19 sekarang ini, maka sudah seharusnya mereka yang masuk Sulut yang diduga menggunakan surat bodong harus diproses pidana," tegasnya.

Pasalnya, kata dia, perbuatan tersebut telah membahayakan warga atau masyarakat lainnya yang ada di Sulut.

"Perlu adanya ketegasan dari aparat hukum untuk segera memproses semua warga yang diduga menggunakan surat palsu, walaupun seorang pejabat sekalipun," ucapnya dengan tegas.

Menurutnya kenapa sepatutnya diproses hukum, Karena langkah apapun yang dilakukan pemerintah untuk menekan penyebaran Covid-19 dan varian barunya terkesan percuma kalau hal-hal seperti ini dibiarkan.

"Perketat dalam mengawasi masuknya orang di bandara maupun pelabuhan-pelabuhan yang ada di Sulut," harapnya.

Ia juga berharap masyarakat bisa mendukung pemerintah dalam segala program mengatasi penyebaran Covid-19 dan varian barunya.

"Supaya roda perekonomian tetap jalan," pungkasnya. (fis)

Prof Grace Kandou: Jangan Kambinghitamkan Vaksin Sebagai Penyebab Kematian Seseorang

Gianluigi Donnarumma Ungkap Jasa AC Milan, Tak Kuasa Tolak Pinangan PSG

Dinas Pertanian Mitra Bantah Adanya Pemotongan Dana BUPPO

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved