Breaking News:

Berita Sulut

Prof Grace Kandou: Jangan Kambinghitamkan Vaksin Sebagai Penyebab Kematian Seseorang

"Kita tidak bisa bilang penyebab kematian oleh karena divaksin," ujar Prof Grace, kepada Tribun Manado, Rabu (14/7/2021).

Penulis: Majer Lumantow | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Don Ray Papuling
Pakar Epidemiologi Sulut, Prof Grace Kandou. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Terkait adanya pasien yang meninggal setelah dilakukan vaksinasi, pakar kesehatan Sulut Prof Grace Kandou mengatakan kalau kasus itu perlu diselidiki lebih lanjut.

"Kita tidak bisa bilang penyebab kematian oleh karena divaksin," ujar Prof Grace, kepada Tribun Manado, Rabu (14/7/2021).

Ia mengatakan, bisa saja kematian terjadi karena heart attack.

"Bisa saja terjadi kematian akibat heart attack yang kebetulan terjadi 1-2 hari sesudah divaksin," kata Prof Grace 

Prof Grace menjelaskan, diketahui bersama bahwa serangan jantung MCI bisa datang kapan saja dan mendadak.

"Jadi Jangan vaksin dikambinghitamkan selalu," ujar Prof Grace. 

Menurutnya, bila terjadi kematian sesaat sesudah disuntik vaksin, itu ada kemungkinan penyebabnya bukan karena vaksin, karena dalam kasus ini, kejadiannya lebih dari 24 jam.

"Jadi kita harus berhati-hati dalam mengambil kesimpulan soal kematian yang terjadi akibat vaksinasi covid-19," jelas Prof Grace.

Dirinya juga menyampaikan kepada masyarakat jangan langsung percaya bahwa setiap kasus kematian sesudah 1-2 hari pasca vaksinasi, hal itu disebabkan karena suntikan vaksinasi Covid-19.

"Padahal kemungkinan besar kematian terjadi karena sebab lain. Hanya kebetulan saja waktunya hampir bersamaan. Untuk itu mari masyarakat, jangan takut untuk divaksin," ungkapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved