Breaking News:

Berita Talaud

Kelompok Tani di Talaud Apresiasi Program P2L, Ketua Poktan Kamboja: Bantu Mengatasi Pangan Stunting

Kunjungan ini dilakukan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kepulauan Talaud bersama tim DKPP Drs Melksion Saweduling.

Penulis: Ivent Mamentiwalo | Editor: Chintya Rantung
humas pemkab Talaud
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kepulauan Talaud bersama tim DKPP kunjungan ke kelompok tani binaan 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Talaud melakukan kunjungan ke sejumlah kelompok tani binaan.

Kunjungan ini dilakukan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kepulauan Talaud Drs Melksion Saweduling bersama tim DKPP.

Saweduling mengatakan kunjungan dilakukan dalam rangka memantau atau memonitoring sampai sejauh mana perkembangan pelaksanaan kegiatan di masing- masing kelompok.

"Berdasarkan pantauan ternyata semua kelompok telah memperlihatkan hasil usaha mereka yang keseluruhannya telah memasuki tahapan pemanenan hasil," katanya.

Lanjut Kadis, atas nama pimpinan daerah, Bupati Elly Engelbert Lasut dan Wakil Bupati Moktar Arunde Parapaga, memberikan apresisasi yang sebesar-besarnya kepada pengurus dan anggota poktan yang telah menunjukkan hasil kerjanya, baik itu yang dilaksanakan di pekarangan masing-masing maupun di kebun demplot kelompok.

"Sebagai insan yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan yang maha esa kita patut bersyukur bahwa semua usaha kerja yang kita lakukan bisa berhasil atas campur tangan dari Tuhan.

Manusia hanya bisa menanam tetapi Tuhanlah yang memberikan pertumbuhan melalui alam ini, sebab itu ada saat untuk menanam, ada saat untuk memanen atau ada saat untuk menabur dan ada saat untuk menuai," sebutnya.

Terpisah Ketua Poktan Akasya Desa Tule Tengah menambahkan terima kasih kepada pemerintaan daerah provinsi melalui Dinas Pangan Daerah yang telah memercayakan poktan kami sebagai penerima bantuan dan mengelola program Pekarangan Pangan Lestari (P2L).

"Sehingga lahan pekarangan yang tadinya tidak diberdayakan, kini bisa bermanfaat untuk pemenuhan pangan keluarga dan kelompok bahkan boleh kami pasarkan di pasar lokal," tambahnya.

Hal senada dikatakan Ketua Poktan Kamboja Desa Kiama Barat Junitje Pasiak mengatakan sesungguhnya program P2L ini memberikan manfaat yang luar biasa apalagi di era pandemi seperti sekarang ini bahkan untuk mengatasi kerawanan pangan stunting.

"Dari lahan pekarangan yang ada kami bisa pakai untuk pemenuhan kebutuhan pangan keluarga anggota," pungkasnya.

Diketahui, hasil dari kebun demplot hasilnya dijual ke pasar lokal bahkan di pasar ibu kota Melonguane dan pemasaran hasil dari poktan dilakukan dengan mengikuti perkembangan era zaman now yakni secara on-line atau daring.

Baca juga: Kecelakaan Maut Pukul 14.30 Wita, Seorang Mahasiswi Tewas, Korban Jatuh Terseret Lalu Ditabrak Bus

Baca juga: Polsek Lolak Pastikan Korban Tabrak Lari di Bolmong Ditabrak dari Belakang

Baca juga: Update Covid-19 Sulut, 12 Juli Bertambah 89 Kasus Baru, Pasien Sembuh 36 Orang

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved