Kecelakaan Lalu Lintas
Kecelakaan Maut Pukul 11.00 WIB, Sopir Truk Angkut Buah Naga Tewas, Diduga Ngantuk Hingga Menabrak
Terjadi kecelakaan maut di Jalan Tol Surabaya, Jawa Timur pada kemarin hari Minggu siang.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan maut di Jalan Tol Surabaya, Jawa Timur pada kemarin hari Minggu siang.
Kecelakaan itu melibatkan kendaraan truk yang mengalami kecelakaan.
Kecelakaan maut tersebut mengakibatkan seorang sopir truk tewas.
Baca juga: Gading Marten Blak-blakan Akui Dulu Naksir Dian Sastro: Gue Sampai Bela-belain Pulang dari Miami
Baca juga: Viral Satpol PP Minta Tukang Tambal Ban Layani Pelanggan Lewat Online, Fakta tak Terduga Terungkap
Baca juga: Masih Ingat Ressa Herlambang? Eks Nia Ramadhani Putus Karena Diteror, Kabar Kini Dikaitkan Umi Pipik
Foto: Ilustrasi kecelakaan truk (ISTIMEWA)
Keluarga korban histeris saat menerima jenazah pengemudi truk yang mengaalami kecelakaan maut di Tol Surabaya, Jawa Timur.
"Jenazah tiba tadi jam 4 pagi, tentunya kami sangat bersedih melihat kondisi almarhum," kata Andrew kerabat keluarga korban sekaligus warga Desa Ciherang, Kecamatan Kadugede, Kuningan, Jawa Barat, saat memberikan keterangan kepada wartawan melalui sambungan telepon selulernya, Senin (12/7/2021).
Jenazah pengemudi truk itu, kata Andrew, langsung diterima untuk dimandikan.
"Sebelumnya, keluarga minta jenazah untuk dimandikan di rumah dan mengikuti persyaratan fardu kifayah lainnya," katanya.
Selanjutnya, jenazah pengemudi truk tersebut dimakamkan di TPU Desa Ciherang.
"Tadi kita lakukan pemulasaraan hingga pemakaman sekitar jam 7 pagi," katanya.
Terpisah, Kapolsek Kadugede, Iptu M Faisal, menyebut pemakaman itu tetap menjalankan protokol kesehatan. "Warga di sana patuh menjalankan protokol kesehatan," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, video viral kecelakaan maut di Jalan Tol KM 46 (Ruas Weru - Perak) Jawa Timur, yang melibatkan warga Desa Ciherang, Kuningan.
Kepala Desa Ciherang, Masjda, mengonfirmasi bahwa pengemudi truk tersebut merupakan warganya.
"Betul video kecelakaan maut itu warga kami," kata Masjda saat dihubungi via ponselnya, Minggu (11/7/2021).