Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Euro 2020

Presiden UEFA Aleksander Ceferin Sebut Ide Michael Platini Tidak Adil Bagi Tim dan Penggemar

Menantang dan berbeda dengan gelaran EURO sebelumnya. Itulah yang membuat Piala Eropa kali ini menggema bukan hanya di benua biru.

Editor: Aswin_Lumintang
Tangkap layar instagram euro2020
Italia VS Inggris Final Euro 2020 

Wales telah menempuh total 9.156 km perjalanan dengan memainkan dua pertandingan grup pertama mereka di Baku, Azerbaijan, sebelum menuju ke Roma untuk pertandingan grup terakhir mereka.

Tim Gareth Bale kemudian dihajar telak 4-0 oleh Denmark, tim yang di dua laga awal fase grup menelan kekalahan.

Meski menghadapi tantangan format, Ceferin menyoroti bahwa Euro 2021 akan menjadi turnamen yang tak terlupakan.

Turnamen sempat ditunda satu tahun akibat pandemi dan akhirnya digelar dengan protokol kesehatan yang ketat.

Pemberlakuan protokol kesehatan yang ketat nyatanya mampu mencegah wabah yang signifikan dinatara pemain.

Euro 2021 ini juga menjadi salah satu momen kembalinya suporter menyaksikan secara langsung.

Ia pun menganggap Euro 2021 ini sebagai awal dari normalitas dan kembalinya para penggemar bola.

"Saya akan mengingatnya sebagai awal dari normalitas dan kembalinya para penggemar," kata dia.

(Tribunnews.com/Tio)

Ikuti berita lainnya terkait EURO 2020

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Presiden UEFA Aleksander Ceferin Tak Mau Lagi Gelar Euro dalam Format Tahun Ini, Sebut Tak Adil, https://www.tribunnews.com/superskor/2021/07/10/presiden-uefa-aleksander-ceferin-tak-mau-lagi-gelar-euro-dalam-format-tahun-ini-sebut-tak-adil?page=all.
Penulis: Arif Tio Buqi Abdulah

Sumber: BolaSport.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved