Breaking News:

Penanganan Covid

KABAR BAIK, Angka Kepatuhan Masyarakat terhadap Prokes Meningkat Imbas PPKM Darurat

Sonny Harry B Harmadi mengungkap adanya peningkatan kepatuhan masyarakat Jawa-Bali terhadap protokol kesehatan prokes).

Editor: Rhendi Umar
tribunmanado.co.id/Fernando Lumowa
Pengunjung itCenter Manado wajib menjalani protokol Covid-19. Petugas memeriksa suhu tubuh pengunjung di pintu masuk itCenter Manado. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kabid Perubahan Perilaku Satgas Penanganan Covid-19, Sonny Harry B Harmadi mengungkap adanya peningkatan kepatuhan masyarakat Jawa-Bali terhadap protokol kesehatan prokes).

Hal ini terjadi sejak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat diterapkan.

Data ini dibandingkan dengan angka kepatuhan masyarakat pada lima hari sebelum PPKM darurat berlaku.

Sonny menyebut nilai kepatuhan warga untuk menerapkan prokes 3M (Mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak) naik beberapa persen.

Seperti memakai masker, angka kepatuhan meningkat dari 7,71 persen menjadi 7,9 persen.

"Skor menjaga jarak itu naik dari 7,28 menjadi 7,44, skor untuk mencuci tangan juga naik dari 7.34 menjadi 7.62. "

"Jadi memang kita membandingkan sejak tanggal 3-7 Juli, PPKM Darurat berlangsung," kata Sonny pada diskusi vortual MNC Trijaya, Kamis (8/7/2021).

Meskipun begitu, Sony menilai angka kepatuhan masyarakat di berbagai institusi daerah masih sedikit.

Ia berharap, peningkatan menerapkan 3M tidak hanya dilakukan perorangan, melainkan juga diterapkan sejumlah institusi.

"Masih ada sekitar 87 kabupaten dkotadi Indonesia, yang kepatuhannya di bawah 70 persen."

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved