Rabu, 29 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Internasional

India Manfaatkan Abu Jenazah Korban Covid-19 untuk Membangun Taman Memorial

Seperti yang diketahui jumlah kematian di India meningkat sejak dilanda Covid-19. Hingga banyak lakukan kremasi jenazah para korban Covid-19.

Editor: Glendi Manengal
Money SHARMA / AFP
Seorang pria berdiri di tengah pembakaran para korban yang kehilangan nyawa karena virus Corona Covid-19 di tempat kremasi di New Delhi India pada 26 April 2021. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Seperti yang diketahui jumlah kematian di India meningkat sejak dilanda Covid-19.

Hingga banyak lakukan kremasi jenazah para korban Covid-19.

Terkait hal tersebut Abu Jenazah kabarnya akan dipakai untuk membangun taman.

Baca juga: Gempa Bumi Melanda Wilayah Jawa Tengah pada Rabu (7/7/2021) Malam, Ini Titik Lokasi dan Magnitudonya

Baca juga: Jenazah Pastor Marcellus Rarun Dimakamkan di Seminari Kakaskasen Tomohon

Baca juga: Kisah Aburizal Bakrie Bereaksi Keras Pada Nia Ramadhani, Aduan Cucu jadi Alasan: Kesel Banget

Foto : Puluhan mayat ditemukan di Sungai Gangga di Uttar Pradesh, India, pada Selasa (11/5/2021). (Istimewa)

Di India, salah satu krematorium terbesar di kota Bhopal, Bhadbhada Vishram Ghat, akan membangun taman menggunakan abu jenazah para korban Covid-19.

Hal itu dilakukan untuk mengenang para korban.

Taman tersebut rencananya akan dibangun dengan memanfaatkan abu jenazah korban Covid-19 yang tak terurus di Vishram Ghat.

Gelombang kedua Covid-19 di India yang berlangsung sejak April memicu ledakan pasien di berbagai rumah sakit di Bhopal, di mana banyak yang meninggal.

Namun, banyak anggota keluarga tidak dapat mengambil abu jenazah mereka karena lockdown ketat, akibatnya sebagian besar abu tersebut menumpuk di Vishram Ghat.

Mamtesh Sharma, sekretaris komite pengelola Bhadbhada Vishram Ghat mengatakan, "Antara Maret dan Juni, sebagian besar orang meninggal karena Covid-19 dan ritual terakhir mereka dilakukan di sini."

"Hanya sebagian kecil kerabat orang meninggal yang mengambil abu setalah upacara terakhir.

Setelah ini, sejumlah besar tulang dan abu dikumpulkan di sini," ujarnya seperti yang dilansir dari India.com pada Rabu (7/7/2021).

Sharma memperkirakan ada sekitar 21 truk yang penuh abu jenazah menumpuk di Vishram Ghat, yang tidak dapat dihanyutkan di sungai dengan mempertimbangkan dampak lingkungan.

Oleh karenanya, komite pengelolaan krematorium memutuskan untuk membangun suatu taman memorial dengan menggunakan abu jenazah korban meninggal karena Covid-19 sebagai pupuk kandang.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved