Kecelakaan di Desa Muntoi
Polisi Gelar Olah TKP, Cari Penyebab Lakalantas Maut di Desa Muntoi Bolmong
Kapolsek Passi mengatakan jika olah TKP yang dilakukan adalah mencari tahu kemungkinan lain terkait Lakalantas yang menewaskan Aslinda Paputungan.
Penulis: Nielton Durado | Editor: Rizali Posumah
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado -- Polsek Passi langsung melakukan olah TKP untuk mencari tahu penyebab kecelakaan maut di jalur Trans Sulawesi, tepatnya di Desa Muntoi, Kabupaten Bоlmоng, Sulut, Rabu (7/7/2021).
Kapolsek Passi Iptu Muhammad Rosid, mengatakan jika olah TKP ini untuk mencari tahu kemungkinan lain terkait Lakalantas yang menewaskan Aslinda Paputungan.
"Jadi Lakalantasnya terjadi sekitar pukul 17.00 Wita, dan kami langsung melakukan olah TKP," aku dia.
Ia menambahkan ada sekitar 5 personil yang turun untuk mencari tahu penyebab lakalantas maut itu.
"Tadi puing-puing dari kecelakaan juga sudah kami bersihkan," tegasnya.
Kronologi
Kapolsek Passi Iptu Muhammad Rosid menduga ada upaya melambung dari kendaraan roda empat yang dikendarai oleh Jufrin Mokoginta.
Pernyataan tersebut disampaikan Rosid ketika ditemui Manado di lokasi kejadian.
"Saat kami sampai, mobil berada di jalur sebelah kanan. Sedangkan motor masih tetap berada di sebelah kiri," ujarnya.
Ia pun berkesimpulan jika mobil yang dikendarai oleh Jufrin Mokoginta mencoba melambung dari arah kanan.
Namun disaat bersamaan ada motor beat Misran Latampung (43) dan istrinya Aslinda Paputungan (40) warga Desa Tanamon, Kecamatan Sinonsayang, Kabupaten Minsel, Sulut.
Untuk mobil melaju dari arah Manado ke Kotamobagu.
Sedangkan motor, melaju dari arah Kotamabagu menuju Manado.
"Korban sekarang sudah dilarikan ke rumah sakit di Kotamobagu," aku dia.
Diketahui dalam kecelakaan ini Aslinda Paputungan meninggal dunia sementara Misran dilarikan ke rumah sakit di Kotamobagu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/petugas-kepolisian-saat-melakukan-olah-tkp-terkait-lakalantas-maut-di-desa-muntoi.jpg)