Kamis, 21 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

PDI Perejuangan

Pengamat Sulut Nilai Kepala Daerah dari PDI-P Masih Digdaya di Pilkada 2024

Untuk Pemilihan Gubernur Sulut, perebutan sengit diprediksikan terjadi, dikarenakan Olly Dondokambey yang dipastikan tak akan lagu maju.

Tayang:
Penulis: Hesly Marentek | Editor: Rizali Posumah
TRIBUN MANADO/RYO NOOR
Logo PDIP - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di Sulawesi Utara dipastikan bakal seru. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado -- Meski masih masih jauh, namun Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 dipastikan bakal seru.

Untuk Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulawesi Utara, perebutan sengit diprediksikan terjadi, dikarenakan Gubernur Olly Dondokambey yang dipastikan tak akan lagi maju. 

Selain itu, faktor tidak ikut bertarungnya Olly Dondokambey dipastikan bakal turut berpengaruh di tiap-tiap daerah.

Lantas terkait hal ini, mendapat tanggapan dari Pengamat Politik Josef Kairupan.

Menurut Akademisi Unsrat, OD tidak bisa lagi untuk ikut kontestasi Pilgub 2024 mendatang, karena sudah menjabat selama 2 periode.

"Hal ini sudah menjadi ketentuan dalam peraturan perundang-undangan, sehingga hal ini akan memberikan peluang bagi figur lain," katanya.

Meski tidak tak lagi ada petahana, namun dibalik hal itu ada Steven Kandow yang berpeluang menggantikan posisi OD juga sebagai petahana dari partai yang sama. Selain sebagai kader sejati PDIP. 

"Tak dipungkiri parpol yang memenuhi syarat untuk mengusung pastinya akan berupaya mencalonkan kader-kader terbaiknya. Walaupun tak menutup kemungkinan juga akan berkoalisi," terang Kairupan.

Di Sulut sendiri, dia menilai, banyak figur yang ditokohkan baik itu dari politisi, birokrat, akademisi, enterpreneur, dan lain sebagainya.

Mereka semua berpeluang untuk maju dalam kotestasi elektoral pada pilgub mendatang, tetapi dengan kendaraan apa yang akan digunakan itu yg masih menjadi misteri.

Namun yang  pasti Parpol eksis seperti Golkar, Demokrat, Nasdem, Gerindra akan berusaha mengusung calonnya masing-masing.

"Beberapa nama yang cukup mengkristal bagi masyarakat sulut seperti SK, E2L, JWS, JS, dan lain sebagainya berpeluang akan meramaikan bursa pilgub mendatang. Tetapi tentang perihal parpol apa yang akan mengusungnya masih dalam penjejakan dalam proses komunikasi politik yang dibangun," nilainya.

Adapun dia turut menyebut para Bupati dan Walikota yang berasal dari kader PDIP,  sampai saat ini masih digdaya mempertahankan posisinya.

Tetapi harus dibarengi dengan menunjukkan kinerja dan prestasi yg konkrit bagi publik, agar dapat memenuhi aspek tingkat disenangi dan diterima oleh masyarakat.

Karena jika tidak mampu menunjukkan kinerja dan prestasi yang baik, maka resistensi itu akan muncul, sehingga petahana tersebut akan mulai ditinggalkan oleh konstituennya, bahkan hal ini akan dimanfaatkan oleh lawan politik.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved