Kota Terkotor

Menantu Jokowi Akui Kota Medan Terkotor, Bobby Targetkan Keluar dari Status Kota Terkotor Indonesia

Hal itu membuat Wali Kota Bobby Nasution menargetkan Kota Medan keluar dari status kota terkotor pada tahun 2024.

Editor: Glendi Manengal
istimewa
Gaya Kerja Presiden Jokowi Ditiru Bobby Nasution, Gerak Cepat Bereskan Masalah di Medan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kota medan menjadi kota terkotor di Indonesia.

Terkait hal tersebut diakui oleh menantu Presiden Joko Widodo.

Hal itu membuat Wali Kota Bobby Nasution menargetkan Kota Medan keluar dari status kota terkotor pada tahun 2024.

Baca juga: Ingat Putra Jane Shalimar? Buat Bangga Ibunya, saat SD dapat Penghargaan karena Hafalkan 10 Hadits

Baca juga: Doa Kristen Disaat Kita Menghadapi Masalah Sulit dan Merasa Tak Mampu Berbuat Apa-apa

Baca juga: Final Copa America 2021 Brasil vs Argentina: Duel Dua Sahabat, Lionel Messi dan Neymar

Foto : Wali Kota Medan Bobby Nasution saat meluncurkan pilot project penanggulangan dan penanganan sampah domestik di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Terjun, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Sabtu (3/7/2021) siang. (TRIBUN MEDAN/RECHTIN HANI RITONGA)

Wali Kota Medan Bobby Nasution mengakui bahwa Kota Medan jadi kota terkotor di Indonesia.

Label Kota Medan jadi kota terkotor di Indonesia diberikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup.

Menurut Bobby Nasution, untuk mengubah stigma itu, pihaknya tengah berupaya memperbaiki sistem tata kelola sampah di Kota Medan.

Satu diantara upaya yang sedang dilakukan saay ini adalah meluncurkan pilot project penanggulangan dan penanganan sampah domestik di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Terjun, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan. 

Program pengolahan sampah dengan menggunakan teknologi  Advanced Land Fill Mining With Material & Energy Recovery (ALFIMER) ini, kata Bobby Nasution, diharapkan dapat mengatasi permasalahan sampah di TPA Terjun dan mengubah status Kota Medan sebagai kota terkotor di Indonesia. 

"TPA Terjun ini menggunakan sistem open dumping, sehingga Kota Medan mendapatkan status kota terkotor dari Kementerian Lingkungan Hidup," kata Bobby Nasution, Sabtu (3/7/2021).

Ia mengatakan, untuk mengubah status ini, pengolahan sampah dengan menggunakan teknologi Advanced Land Fill Mining With Material dan Energy Recovery (ALFIMER) harus dilakukan.

Selain itu, kata dia, Pemko Medan juga berencana untuk mengubah status kota terkotor dengan menyiapkan 50 hektare lahan TPA regional baru di Desa Talun Kenas, Kabupaten Deli Serdang dengan sistem sanitary landfill.

"Kita menargetkan Medan tak lagi menjadi salah satu kota terkotor di Indonesia.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved