Breaking News:

Berita Boltim

Bidang Tanah di Boltim yang Tidak Daftar PTSL Berpotensi Jadi Tanah Negara

Yandry D. R. Rory, S.ST, M.Si mengatakan, di Kabupaten Boltim target pemetaan sebanyak 5.000 bidang dan Sertifikat hak atas tanah 5.000 bidang.

Editor: Rizali Posumah
Tribun manado / Siti Nurjanah
Kepala BPN Boltim Yandry Rory 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional dalam Kegiatan Program Strategis Nasional Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap tahun 2021 menargetkan sebanyak 8.097.688 sertifikat hak atas tanah secara nasional   

Khusus untuk Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), dengan target Pemetaan 60.075 bidang dan sertifikat hak atas tanah 40.818 bidang.

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Yandry D. R. Rory, S.ST, M.Si mengatakan, di Kabupaten Boltim target pemetaan sebanyak 5.000 bidang dan Sertifikat hak atas tanah 5.000 bidang.

Sementara itu, capaian pemetaan yang telah terealisasi mendekati 50 persen tepatnya 2.133 bidang, yang sudah memasukkan berkas untuk disertifikatkan pertanggal 1 Juli 2021 berkisar 1.000 bidang tanah.

"Artinya masih 1.133 bidang tanah yang belum mamasukkan dokumen permohonan sehingga bidang tanahnya tidak bisa menjadi hak milik dan statusnya masih tanah negara," jelasnya.

Lanjutnya, dalam proses pengukuran sebanyak 2.863 bidang dan kesempatan memasukan permohonan sertifikat dari masyarakat sebanyak 4.000 berkas permohonan yang akan dipacu sampai dengan bulan Agustus 2021. 

Sebagaimana diketahui hak milik adalah hak yang terkuat dan terpenuh yang dapat dipunyai orang atas tanah.

Bidang tanah yang sudah bersertifikat sesuai prosedur yang diatur dalam peraturan perundang-undangan akan memberikan kepastian hukum dan nilai ekonomi tanah tersebut meningkat, dikarenakan terbukanya akses ke lembaga perbankan sebagai agunan untuk mendapatkan modal usaha dalam rangka meningkatkan ekonomi masyarakat.

"Untuk itu bagi masyarakat yang bidang tanahnya sudah terukur ini adalah kesempatan yang tidak akan datang dua kali, segera masukkan berkasnya mumpung program ini gratis," tegasnya.

Ia menjelaskan, untuk semua kegiatan yang dilaksanakan oleh petugas dari BPN Kabupeten Boltim masyarakat hanya mengeluarkan biaya meterai, patok besi dan operasional perangkat desa yang biayanya sangat terjangkau hanya berkisar Rp. 250.000.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved