Breaking News:

Berita Sitaro

Polsek Sitim Kabupaten Sitaro Periksa Pedagang Keliling Asal Provinsi Jambi

Pengawasan ketat terus dilakukan aparat Kepolisian Resort Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) bagi setiap warga pendatang.

Penulis: Octavian Hermanses | Editor: Chintya Rantung
(Dokumentasi Polsek Sitim)
Proses pemeriksaan terhadap dua warga pendatang asal Provinsi Jambi 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Pengawasan ketat terus dilakukan aparat Kepolisian Resort Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) bagi setiap warga pendatang.

Seperti halnya yang dilakukan Polsek Siau Timur (Sitim) terhadap dua orang pendagang keliling asal Provinsi Jambi, Rabu (30/6/2021).

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban di masyarakat (kamtibmas) sekaligus upaya pengendalian penyebaran Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 yang bersumber dari luar daerah.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan di Mapolsek Sitim diketahui identitas keduanya, masing-masing Romi Kurniadi (27) warga Desa Koto Beringin Kecamatan Hamparan Rawang, Kota Sungai Baru Provinsi Jambi serta Dandi Mahendra (27), warga Desa Koto Baru Kecamatan Koto Baru, Kota Sungai Baru Provinsi Jambi.

Kapolsek Sitim AKP Tomi Oroh mengatakan, berdasarkan keterangan keduanya, mereka sebelumnya pernah datang ke Kabupaten Sitaro pada tahun 2019 silam untuk berjualan barang elektornik.

"Kedunya baru tiba di Siau pada tanggal 23 Juni 2021 lalu dan saat ini berdomisili di Kelurahan Tarorane Kecamatan Siau Timur, tepatnya pada salah satu kos-kosan yang ada di daerah tersebut," terang Oroh, Kamis (1/7/2021).

Pasca tiba di Kabupaten Sitaro, dua kakak beradik ini menyatakan bahwa mereka telah melaporkan diri pada Pemerintah Kelurahan Tarorane, tempat di mana mereka berdomisili.

"Adapun barang-barang yang mereka bawa untuk diperjual belikan antara lain, senter kepala, asesoris handpone, jam tangan serta kacamata," ungkap Oroh.

Meski telah melaporkan diri ke Pemerintah Kelurahan Tarorane yang dibuktikan dengan surat tanda melapor, namun keduanya belum melakukan hal yang sama pada kepada pihak Polres Kepulauan Sitaro dalam hal ini Satuan Intelkam.

"Setelah melalukan pemeriksaan data diri dan barang bawaan, kami arahkan keduanya untuk melaporkan diri pada Satuan Intelkam Polres Kepulauan Sitaro," ujar Oroh.

Lanjutnya, kepada seluruh masyarakat, khususnya pemilik atau pengelola tempat kos-kosan agar segera mengarahkan setiap tamu atau pendatang baru untuk melaporkan diri kepada pihak-pihak terkait, baik pemerintah setempat maupun aparat kepolisian.

Sebelumnya, tindakan serupa kerap diberlakukan aparat kepolisian Polsek Sitim bagi setiap warga pendatang yang tak melaporkan diri ketika tiba di Siau.

Selain pemeriksaan kelengkapan dokumen kependudukan serta maksud dan tujuan kedatangan, hal lain yang menjadi sasaran pemeriksaan adalah notifikasi pelaku perjalanan dalam hal ini keterangan negatif Covid-19 yang dibuktikan dengan hasil pemeriksaan Rapid Antigen atau PCR.

Disamping antisipasi potensi gangguan kamtibmas, langkah ini bertujuan untuk pencegahan penyebaran Covid-19 yang bersumber dari pelaku pejalanan. (her)

Baca juga: Olly Dondokambey Genjot Vaksinasi Covid 19, Kegiatan di Desember Lebih Leluasa

Baca juga: Olly Dondokambey Berlakukan Lagi Penumpang Masuk Sulut Harus Tes Deteksi Covid 19 di Bandara

Baca juga: Pemerintah Dorong Kaum Milenial Sulut Terjun ke Dunia Pertanian

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved