Selasa, 5 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kebakaran di Manado

Kesaksian Zakia saat Rumah di Tuminting Manado Terbakar, Sempat Pingsan Berkali-kali

Zakia Onu Pemilik rumah yang terbakar ketika ditemui Rabu (30/6/2021) masih dalam keadaan syok. 

Tayang:
Penulis: Fistel Mukuan | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Fistel Mukuan
Tak ada yang tersisa dari rumah yang terbakar Lingkungan VI, Kelurahan Mahawu, Kecamatan Tuminting, selain puing sisa kebakaran. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Kebakaran yang melanda salah satu rumah warga di Lingkungan VI, Kelurahan Mahawu, Kecamatan Tuminting, Manado, Sulawesi Utara, menyisakan kesedihan. 

Kejadian kebakaran ini terjadi pada hari Selasa (29/6/2021) sekitar pukul 16.00 Wita.

Zakia Onu Pemilik rumah yang terbakar ketika ditemui Rabu (30/6/2021) masih dalam keadaan syok. 

Meski begitu Zakia bersedia untuk diwawancarai oleh Tribun Manado.

Menurut Zakia yang tinggal di rumahnya ada lima orang. dua anaknya, satu keponakan yang sudah bersamanya sejak kecil dan adik kandung ayahnya yang sedang sakit strok.

Zakia Onu masih syok atas kejadian yang menimpa dirinya. Rumahnya habis terbakar.
Zakia Onu masih syok atas kejadian yang menimpa dirinya. Rumahnya habis terbakar. (tribunmanado.co.id/Fistel Mukuan)

"Saat kejadian kami berlima ada di rumah dan adik kandung saya karena rencananya akan merayakan hari ulang tahun anak saya yang kedua," kata Zakia.

Lanjutnya, acaranya rencana selesai magrib dan akan ada doa bersama, tapi sebelumnya sudah kejadian.

"Kejadian sekitar pukul 16.00 Wita. Kronologinya sebelum kejadian saya mengambil laptop untuk pekerjaan besok supaya lebih ringan lagi," ucap Zakia yang mengaku bekerja di kementerian agama Sulawesi Utara.

Sambil kerja tiba-tiba adiknya membuka kamar, dan di dalamnya sudah ada api.

"Saya langsung kaget dan syok, saat dilihat api berawal dari kasur, memang disitu ada kipas angin mungkin lupa di cabut colokannya atau bagaiman saya tidak tahu lagi," ungkapnya lagi.

Zakia pun lari mengambil air untuk menyiram api yang semakin besar.

Namun usahanya itu sia-sia. Air yang diambilnya tumpah karena ia terpelesat saat berusaha memadamkan api.

"Kemudian adik saya langsung teriak kebakaran dan saya langsung memanggil anak-anak untuk keluar.

Tapi ada anak satu yang sedang tidur, namun, alhamdulilah berkat ijin Allah ada kucingnya yang menyentuhnya dan langsung terbangun kemudian lari keluar," ucapnya sambil menangis.

Meskipun rumahnya terbakar, tapi Zakia bersyukur saat melihat semua yang ada di rumahnya bisa keluar dan tidak ada korban.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved