Breaking News:

Tambang Patolo Bolmong

Tambang Emas Ilegal Potolo Bolmong Kembali Makan Korban, Walhi: Kelemahan Pemerintah dan Polisi

Kasus terbaru menimpa Refani Datundugon (24), warga Tungoi, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bоlmоng, Senin (28/6/2021).

Penulis: Nielton Durado | Editor: Jumadi Mappanganro
tribunmanado.co.id/Fernando Lumowa
Direktur Eksekutif Walhi Sulut Theo Runtuwene (kiri) berbicara dalam diskusi Tribun Jurnal, Senin (15/3/2021). The Runtuwene kembali menyoroti aktivtas tambang emas ilegal Patolo di Bolmong yang kembali makan korban. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Kecelakaan kerja yang kembali terjadi di areal Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Potolo menuai sorotan dari Wahana Lingkungan Hidup atau Walhi Sulut.

Potolo tercatat bagian wilayah Desa Tanoyan Selatan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Sulawesi Utara.

Direktur Walhi Sulut Theo Runtuwene mengatakan, insiden tersebut menunjukkan adanya kelemahan pemerintah daerah dan aparat kepolisian setempat dalam menindak.

“Sekaligus bukti kegagalan pemerintah dan aparat terkait dalam melenyesaikan aturan pertambangan di daerah tersebut,” kata Theo Runtuwene via whatsApp ke tribunmanado.co.id, Senin (28/6/2021) malam.

Menurutnya, tambang ilegal yang telah merusak lingkungan dan berdampak kerugian sosial ekonomi masyarakat itu sudah lama dilarang.

“Kok masih bisa beraktivitas? Itu artinya pemerintah dan aparat keamanan setempat tidak tegas,” tuturnya.

Korban Kecelakaan kerja di tambang Potolo (kiri), Kabupaten Bolmong, Senin (28/6/2021) dan aktivitas di tambang Potolo (kanan).
Korban Kecelakaan kerja di tambang Potolo (kiri), Kabupaten Bolmong, Senin (28/6/2021) dan aktivitas di tambang Potolo (kanan). (Dokumentasi Polres Kotamobagu/Tribun Manado)

Apalagi, aktivitas tambang emas ilegal di Potolo tersebut sudah kerap jatuh korban.

Kasus terbaru menimpa Refani Datundugon (24), warga Tungoi, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bоlmоng, Senin (28/6/2021).

Refani mengalami luka serius di bagian kepala akibat tertimbun batu saat menambang.

“Korban sudah dibawa ke rumah sakit di Kota Manado,” kata Kapolres Kotamobagu AKBP Prasetya Sejati yang dikonfirmasi sore tadi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved