Vaksinasi Covid
Umat Kristen dan Muslim Turut Vaksinasi di Klenteng Kwan Kong, Kota Manado
Sambil menanti waktu vaksinasi, warga Manado yang berbeda agama saling berkomunikasi dalam kemesraan dan cinta kasih.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Rizali Posumah
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Kebal Covid 19. Imun toleransi pun dipompakan.
Itulah dua manfaat sekaligus yang diperoleh dalam vaksinasi Covid 19 yang digalakkan di rumah ibadah di Manado.
Seperti tampak di Klenteng Kwan Kong Kamis (24/6/2021) lalu.
Pesertanya bukan hanya umat beragama Tridharma. Tapi juga umat Kristen dan Muslim.
Sambil menanti waktu vaksinasi, warga Manado yang berbeda agama saling berkomunikasi dalam kemesraan dan cinta kasih.
Tak ada sekat. Tak ada perbedaan tingkatan ekonomi.
Umi salah satu warga mengaku datang dari Kelurahan Komo.
Tak berhasil divaksin di kampungnya, ia mencari - cari lokasi vaksinasi.
"Saya dengar info di sini ada vaksinasi Covid 19. Saya pun kemari," katanya.
Hampir tiga jam ia mengantre. Namun waktu yang panjang itu tak terasa karena ia disambut baik dan terlibat percakapan hangat dengan warga beda agama.
Percakaoan terjadi di bawah diorama kisah Kwan Kong yang tergurat di dinding Klenteng tersebut.
"Sangat luar biasa," kata wanita berjilbab ini. Ansye warga Singkil mengaku tak takut divaksin. Ia berterimakasih
pada pemerintah yang sudah menyediakan vaksin gratis.
"Terima kasih pak Walikota Manado Andrei Angouw dan Wakil Richard Sualang. Sangat rugi kalau vaksin gratis ini tak dimanfaatkan," katanya.
Manado dikenal sebagai daerah paling toleran di Indonesia. Di kota berjuluk Tinutuan ini, segala hal bisa jadi wadah toleransi antar umat beragama. Termasuk vaksinasi covid 19.