Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kabar Seleb

Sempat Disemprot Jerinx SID Soal Covid-19, Tompi: Gak Ada Gunanya Kita Berantem

Dokter sekaligus musisi, Tompi, merespons soal Jerinx SID yang belakangan dikabarkan emosi terhadapnya.

Penulis: Shity Nurjanah | Editor: Aldi Ponge
Instagram@dr_tompi
Tompi 

TRIBUNMANADO.CO.ID -  Dokter sekaligus musisi, Tompi, merespons soal Jerinx SID yang belakangan dikabarkan emosi terhadapnya soal pernyataannya soal Covid-19.

Sebelumnya, musikus Jerinx SID meluapkan kekesalannya kepada Tompi dengan mengunggah cuplikan video Tompi saat menjadi bintang tamu di podcast Deddy Corbuzier pada lima bulan lalu.

Menangapi soal kekesalan Jerinx terhadapnya, Tompi mengatakan, tidak ada gunanya Ia bertengkar dengan Jerinx.

Hal itu disampaikan Tompi melalui video yang diunggah di Instagram pribadinya sehari yang lalu.


(FOTO: Tompi (Instagram@dr_tompi)

Tompi mengatakan, bahwa tidak ada gunanya bertengkar.

"Ini buat bung Jerinx dan teman-teman gitu ya, gak ada gunanya kita berantem, sumpah gak ada gunanya kita berantem, buat saya gak ada gunanya, buat Anda juga gak ada gunannya, cuma nyenengin ego doang," ucap pria kelahiran Kota Lhokseumawe, Aceh, 22 September 1978.

Pemilik nama lengkap Teuku Adifitrian mengatakan, semua orang merasakan tidak enaknya wabah Covid-19 yang melanda negeri ini. Yang tak hanya dirasakan di Bali juga dirasakan oleh semua kota yang ada di indonesia.

"Gak ada gunanya kita berantem, kita sama-sama orang yang ngerasain gak enaknya si wabah ini gitu, Bali jadi gak bisa ngapa-ngapain, gak cuma Bali semua kota juga begitu, semua juga ngerasain hal yang sama," ucapnya.

Lanjutnya, masalahnya kalau tidak diselesaikan juga tidak akan selesai, jadi tidak ada gunanya kelompok yang menantang untuk mendatangi rumah sakit untuk membuktikan adanya virus Covid-19. Sebab kalau ada yang mati lantaran Covid-19 tidak ada yang akan sennag.

"Problemnya kalau gak kita beresin ya gak beres-beres, jadi gak ada gunanya ada kelompok yang nantang-nantangin gua, datangin rumah skait biar nih gua buktiin gak ada apa-apa, apagunanya sih? terus kalau lo mati gara-gar sakit gitu terus yang lain kita jadi happy gitu?," ujarnya.

Menurutnya, tidak ada dokter yang mennatang orang untuk mati.

"Dokter itu tidak akan menantang orang untuk mati, gak bakalan, kita udah tau penyakitnya ini. Gak ada gunanya rebut, rebut ama dia itu gunannya apa sih, gak ada manfaatnya gitu, buat dia gak ada manfaatnya, buat saya juga gak ada manfaatnya, ya suka-suka dia aja," ujarnya.

Ia pun menjelaskan, soal permaslahan Covid-19 yang tengah dihadapi Indonesia bahkan dunia.

"Jadi gini ya, masalah Covid-19 ini kan sekarang semua bahwasanya dari yang terkena Covid-19 banyak yang sembuh iya, karena memang banyak yang sembuh, angka kematiannya dibandingkan terhadap angka yang sakit jauh lebih banyak yang sakit, tapi juga banyak yang sembuh dan yang mati itu lebih sedikit. Cuma problemnya, kalau angka penularannya itu sangat tinggi dan menjadi yang terjangkit itu melebihi kapasitas kemampuan nakes maupun faskes kita menangani itu berbahaya," paparnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved