Berita Sitaro
Penanganan Sampah di Sitaro Terkendala Armada Pengangkut
Persoalan sampah di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) belakangan ini menjadi sorotan publik.
Penulis: Octavian Hermanses | Editor: Rizali Posumah
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Persoalan sampah di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) belakangan ini menjadi sorotan publik.
Hal itu mencuat ke permukaan menyusul postingan Wakil Ketua DPRD Sitaro Bob Nover Janis (BNJ) di media sosial yang memperlihatkan tumpukan sampah di beberapa tempat umum seperti pasar dan area pertokoan.
Dalam postingan tersebut, BNJ menyoroti kinerja OPD teknis dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Kabupaten Sitaro.
"Kinerja Dinas Lingkungan Hidup sangat parah. Sampah sampai seminggu tidak diangkat pakai truck sampah. Terlebih Plt Kadis Lingkungan Hidup sebagai pimpinan dinas," tulis BNJ dalam postingannya.
Menurutnya, penumpukan sampah seperti itu bukan kali pertama dijumpai selang 2021 ini. Ia pun membandingkan kinerja pejabat lama dengan Plt Kadis Lingkungan Hidup Rebert Kahiking yang dinilainya jauh lebih baik pejabat lama.
"Padahal truck sampah, Bahan Bakar Minyak dan tenaga kerja sudah dianggarkan di APBD yang dibahas bersama DPRD," ujarnya.
Ia mengatakan, keberadaan sampah sangat berdampak terhadap kesehatan manusia.
Selain merusak keindahan, bau busuk dari tumpukan sampah berpotensi menimbulkan penyakit.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup Robert Kahiking ketika dimintai penjelasannya mengakui adanya keterlambatan penanganan sampah di beberapa titik di Kota Ulu.
Ia mengaku, keterbatasan armada atau mobil pengangkut sampah menjadi kendala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan dalam menangani penumpukan sampah.
"Saat ini kami mempunyai tiga armada pengangkut. Dua unit jenis dump truck. Satu mobil L300. Nah, beberapa waktu lalu, satu unit dump truck mengalami kerusakan, jadi memang agak terlambat dalam pengangkutan sampah," terang Kahiking, Rabu (23/6/2021).
Dalam mengoptimalkan pengangkutan sampah, Kahiking bilang pihaknya telah mengalokasikan anggaran pengadaan satu unit dump truck pada APBD 2021.
Akan tetapi, anggaran tersebut direfocusing untuk penanganan Covid-19.
"Mudah-mudahan pada perubahan anggaran nanti, kita bisa mendapatkan anggaran untuk pengadaan dump truck," ujarnya.
Ia membeber, saat ini pengangkutan sampah sudah kembali normal pasca perbaikan satu unit dump truck yang mengalami kerusakan. (HER)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/tumpukan-sampah-yang-sering-dijumpai-di-kabupaten-sitaro.jpg)