Breaking News:

Kasus Jaksa Pinangki

Pakar Hukum Kritik Vonis Sunat pada Jaksa Pinangki: Hakim Tak Logis Pandang Korupsi Bak Maling Ayam

Pakar hukum pidana Universitas Trisakti Abdul Fickar Hadjar mengkritik putusan Hakim terkait vonis Jaksa Pinangki Sirna Malasari.

Editor: Frandi Piring
Antara Foto/Muahammad Adimaja
Putusan Hakim terkait vonis Jaksa Pinangki dikiritk Pakar Hukum Universitas Trisakti Abdul Fickar Hadjar. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Hasil vonis terdakwa kasus suap korupsi Jaksa Pinangki Sirna Malasari menjadi buah bibir saat ini.

Hukuman vonis kepada Jaksa Pinangki yang dipangkas majelis hakim mendapat kritik tajam dari pakar hukum Indonesia.

Setelah Indonesia Corruption Watch (ICW) memberikan tanggapan,

kali ini tanggapan dilontarkan Pakar hukum pidana Universitas Trisakti Abdul Fickar Hadjar.

Pakar hukum pidana Universitas Trisakti Abdul Fickar Hadjar mengkritik putusan Hakim terkait vonis Jaksa Pinangki
Pakar hukum pidana Universitas Trisakti Abdul Fickar Hadjar mengkritik putusan Hakim terkait vonis Jaksa Pinangki (Kompas.com/Jessi Carina)

Ia menilai hakim Pengadilan Tinggi DKI Jakarta yang memangkas hukuman Pinangki Sirna Malasari kurang sensitif dalam melihat persoalan yang menjerat jaksa tersebut.

Ia menyebut, keputusan yang diambil hakim pun tidak logis.

“Keputusan yang berlebihan dan tidak logis. Ini menjadi indikator bahwa sikap dan keprihatinan majelis hakim yang tidak sensitif

dan hanya memandang perbuatan korupsi itu sebagai kejahatan biasa saja seperti maling ayam,” terang Fickar pada Kompas.com, Kamis (17/6/2021).

“Padahal sesungguhnya lebih jahat karena dilakukan bukan karena kebutuhan melainkan karena keserakahan menumpuk harta.

Karena itu pengawasan masyarakat menjadi sangat dibutuhkan,” sambung dia.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved