Breaking News:

Air Kelapa

Air Kelapa Sulut Tembus Pasar Vietnam, Nilainya Miliaran

kini air kelapa dari Sulut yang selama ini dibuang karena dianggap limbah bisa menembus pasar Vietnam

Penulis: Andreas Ruauw | Editor: David_Kusuma
Tribun manado / Andreas Ruaw
Produk air kelapa dari Sulawesi Utara semakin diminati di Asia Tenggara. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Produk air kelapa dari Sulawesi Utara semakin diminati di Asia Tenggara.

Setelah diekspor secara rutin ke Singapura, kini air kelapa dari Sulut yang selama ini dibuang karena dianggap limbah bisa menembus pasar Vietnam.

Pada, Kamis (17/6/2021), Kantor Karantina Pertanian Manado mengumumkan adanya peningkatan nilai ekspor air kelapa dari Sulut.

Selama 2021, sebanyak 63.602 kilogram air kelapa bernilai Rp 1,97 miliar diekspor, meningkat dari Rp 1,24 miliar selama periode yang sama tahun lalu.

Baca juga: Masalah Aset Pemkot Manado di Bunaken, Wali Kota Andrei Angouw Berharap Solusi dari KPK 

Terakhir, sebanyak 22,5 ton air kelapa bernilai Rp 786,4 juta diekspor ke Vietnam oleh PT Sasa Inti Minahasa Selatan melalui Terminal Peti Kemas Bitung, Selasa (8/6).

“Vietnam adalah pasar baru yang berhasil ditembus komoditas ini,” kata Kepala Kantor Karantina Pertanian Manao Donni Musydayan Saragih.

Air kelapa tergolong komoditas ekspor baru dari Sulut. Sebab, industri kelapa di Sulut selama ini membuang air kelapa yang dianggap limbah dari pembuatan kopra.

Untuk sementara, PT Sasa Inti Minahasa Selatan adalah satu-satunya produsen yang mengekspor air kelapa, pertama ke Singapura pada 2020.

Staf Quality Control PT Sasa Inti Minahasa Selatan, Rohmah, mengatakan air kelapa dimanfaatkan untuk membuat aneka produk minuman. “Tetapi kami tidak tahu, pembeli di Vietnam membuat produk minuman yang seperti apa,” ujar dia.

Sebelumnya, Kepala Operasional Pabrik PT Sasa Inti Minahasa Selatan Ardhian Herdyanto mengatakan, permintaan air kelapa di pasar ekspor tergolong menjanjikan. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved