Breaking News:

Berita Minsel

Kapolres Minsel Nyatakan Perang dengan Knalpot Racing dan Premanisme

Setiap hari Kepolisian Resor Minahasa Selatan (Minsel) terus melakukan operasi knalpot racing. Operasi ini untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat.

Penulis: Rul Mantik | Editor: Rizali Posumah
Istimewa.
Setiap hari Kepolisian Resor (Polres) Minahasa Selatan (Minsel) terus melakukan operasi knalpot racing. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Perang terhadap penggunaan knalpot racing di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), belum berakhir.

Setiap hari Kepolisian Resor (Polres) Minahasa Selatan (Minsel) terus melakukan operasi knalpot racing. Operasi ini untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat.

Operasi dilaksanakan di Jalan Trans Sulawesi, Kelurahan Pondang, Kecamatan Amurang Timur, depan Kantor Samsat Amurang.

Menurut Kapolres Minsel, AKBP Norman Sitindaon, terlalu banyak laporan masyarakat soal penggunaan knalpot racing.

"Dari laporan warga menunjukkan bahwa penggunaan knalpot racing sudah sangat mengganggu ketertiban masyarakat. Jadi, kami akan terus melakukan razia stasioner untuk menyasar knalpot racing," kata Norman, Selasa (15/6/2021).

Razia knalpot racing, sehari-hari dilaksnakan di Jalan Trans Sulawesi, depan Kantor Samsat Amurang.

Setiap hari, belasan kendaraan bermotor yang menggunakan knalpot racing diamankan di lokasi razia.

"Sepeda motor maupun mobil yang terjaring razia, cukup banyak. Hampir setiap hari pasti ada yang terjaring razia," ungkap Norman.

Pantauan Tribun Manado di lapangan, pengguna knalpot racing hanya dikenai tilang. Knalpot racing yang dipasang di kendaraan yang terjaring tidak dicabut.

Menurut petugas kepolisian yang bertugas di lapangan, mereka belum memiliki peralatan yang memadai untuk melepaskan knalpot racing yang berhasil dicegat.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved