Kamis, 7 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kabar Israel

Netanyahu Resmi Lengser dari Kursi PM Israel Digantikan Mantan Sekutunya, Rakyat Bersorak Bahagia

Secara resmi Parlemen Israel akhirnya mengakhiri kepemimpinan Netanyahu sebagai PM Israel dan digantikan oleh sekutunya dulu.

Tayang:
Editor: Frandi Piring
EMMANUEL DUNAND / AFP
Benjamin Netanyahu resmi Lengser dari Kursi Perdana Menteri Israel Digantikan Naftali Bennett. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Rezim pemerintahan berganti, Benjamin Netanyahu secara resmi Dilengserkan dari kursi Perdana Menteri Israel 

setelah parlemen Israel membuka sesi khusus untuk melakukan pemungutan suara terkait koalisi pemerintahan baru pada Minggu (13/6/20201).

Secara resmi Parlemen Israel alias Knesset akhirnya mengakhiri kepemimpinan Netanyahu yang selama 12 tahun berturut-turut menjabat sebagai Perdana Menteri Israel.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, memberikan pidato terkait langkah-langkah yang akan ditempuh Israel dalam memerangi virus corona. Pidato bertempat di Yerusalem, Sabtu (14/3/2020).
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, memberikan pidato terkait langkah-langkah yang akan ditempuh Israel dalam memerangi virus corona. Pidato bertempat di Yerusalem, Sabtu (14/3/2020). ((GALI TIBBON/POOL/EPA-EFE))

Knesset lantas memilih mantan sekutu Netanyahu, Naftali Bennett, sebagai Perdana Menteri Israel yang baru.

Melansir AFP, Bennett merupakan seorang nasionalis sayap kanan Yahudi, jutawan teknologi, dan mantan komandan pasukan khusus Israel.

Dia dilantik sebagai pemimpin koalisi delapan partai yang sebenarnya terbagi secara ideologis

namun disatukan karena kemuakan mereka terhadap Netanyahu.

Sebelum dilengserkan, Netanyahu bersumpah bahwa dia akan terus berada di politik meski nanti jadi oposisi.

Netanyahu telah lama menjadi tokoh dominan dalam politik Israel.

Oleh pendukungnya, dia disebut sebagai "Raja Bibi" dan "Tuan Keamanan”.

Sementara itu, para pengkritiknya menyebut Netanyahu sebagai "menteri kejahatan".

Setelah drama politik yang berlarut-larut selama beberapa pekan terakhir,

60 kursi di Knesset memilih untuk melengserkan Netanyahu sedangkan 59 kursi berpendapat sebaliknya.

Jumlah kursi di Knesset berjumlah 120 kursi.

Itu artinya, Netanyahu dilengserkan hanya dengan selisih suara yang sangat tipis.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved