Wajib Tahu
Apa Saja Tanda Akan Terjadi Tsunami? Salah Satunya Adanya Banyak Ikan Terdampar
Masyarakat bisa mewaspadai dan segera berlari dari pesisir ke wilayah yang lebih tinggi saat mendengar ataupun merasakan getaran kuat dari dasar bumi.

"Sampai saat ini belum ada teknologi yang bisa prediksi gempa yang sebabkan tsunami," kata Widjo kepada Kompas.com, Jumat (11/6/2021).
Tetapi, masyarakat bisa mewaspadai dan segera berlari dari pesisir ke wilayah yang lebih tinggi saat mendengar ataupun merasakan getaran kuat dari dasar bumi.
Terlebih lagi, jika getaran atau guncangan tersebut dirasakan cukup lama yakni lebih dari 15-20 detik.
"Jika ada atau merasakan gempa bumi yang kuat dan cukup lama, maka jauhilah daerah pantai," tegasnya.
Tidak hanya getaran dari dasar bumi, masyarakat di daerah rawan gempa dan tsunami juga harus mewaspadai peringatan pendek dari bunyi gemuruh seperti pesawat jatuh terjadi dalam beberapa menit.
Menurut Widjo, peringatan pendek dari bunyi gemuruh seperti pesawat yang terdengar beberapa menit sebelum tsunami sampai di pantai, pernah dialami oleh para penyintas peristiwa Tsunami 2010 Mentawai dan 2018 Gunung Anak Krakatau.
Selain kajian dari instansi-instansi berwenang, umumnya masyarakat yang pernah dihantam bencana memiliki kearifan lokal sendiri yang mengaitkan suatu fenomena dengan kejadian gempa ataupun tsunami yang terjadi.
Seperti mengaitkan peristiwa banyaknya ikan atau hewan laut yang terdampar di pesisir, sebagai pertanda akan terjadi tsunami di perairan itu.
Mengenai hal ini, Widjo menegaskan, belum ada kajian yang mapan bagaimana hewan laut atau ikan dan fenomena air laut relevan sebagai precusor (prediksi) gempa bumi dan tsunami.
"Saya kira yang saat ini terjadi yaitu adanya ikan minggir bisa saja karena faktor lain, dan ini beberapa kali sudah pernah terjadi sebelumnya dan tidak diikuti gempa atau tsunami," jelas Widjo saat dihubungi terpisah.
Sementara itu, pakar Tektonik Aktif Geologi Gempa Bumi dari Universitas Gadjah Mada, Gayatri Indah Marliyani ikut menambahkan, peristiwa ikan-ikan terdampar ketika air laut surut ataupun air laut yang berbau, akibat telah terjadi gempa bumi signifikan sebelumnya, mungkin saja terjadi.
Karena, gempa besar di daerah subduksi biasanya menyebabkan air laut surut, bau garam menguar, dan bisa dijadikan tanda untuk meningkatkan kewaspadaan, termasuk segera menuju ke tempat yang tinggi.
"Tapi syaratnya ya itu, ada kejadian gempa yang signifikan sebelumnya," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ramalan-potensi-gempa-dahsyat-dan-gelombang-tsunami-26-meter-di-jawa-timur-info-dari-bmkg.jpg)