Breaking News
Rabu, 8 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Niat Sholat

Niat Sholat Istikharah, Bacaan Lengkap Doa dan Tata Cara

Bacaan lengkap niat Sholat Istikharah latin dan artinya Indonesia. Baca doa ini setelah Sholat Istikharah. 

Tribunnews.com
Ilustrasi Sholat Istikharah. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Bacaan lengkap niat sholat istikharah latin dan artinya Indonesia

Baca doa ini setelah Sholat Istikharah. 

Berdoa meminta kepada Allah SWT untuk memilihkan mana yang terbaik. 

Baca juga: Bacaan Niat Sholat Tahajud, Lengkap Doa dan Tata Cara, Amalan di Sepertiga Malam

Baca juga: Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Kamis 10 Juni 2021, Info BMKG Sejumlah Daerah Potensi Hujan Lebat

Baca juga: Wabub Sangihe Helmud Hontong Meninggal, Ketua DPRD Sulut: Selamat Beristirahat Rumah Sudah Selesai

Ilustrasi Salat malam - Berikut bacaan niat untuk sholat istikharah. Lengkap doa. ((ummi-online.com)) ((ummi-online.com))

Doa sesudah sholat istikharah dengan artinya ini dirangkum dari Buku Risalah Tuntunan Shalat Lengkap karya Drs. Moh. Rifa’i dapat diunduh di sini.

Sholat istikharah sendiri merupakan sholat dua rakaat untuk memohon kepada Allah ketentuan pilihan yang lebih baik di antara dua hal yang belum dapat ditentukan baik buruknya.

Yakni apabila seseorang berhajat dan bercita-cita akan mengerjakan sesuatu maksud, sedang ia ragu-ragu dalam pekerjaan atau maksud itu, apakah dilakukan terus atau tidak, termasuk dalam hal jodoh.

Maka untuk memilih salah satu dari dua hal diteruskan atau tidak, disunahkan untuk melakukan sholat dua rakaat.

Sholat istikharah waktu pelaksanaannya lebih utama jika dikerjakan seperti sholat tahajud, yakni di malam hari.

Sesudah selesai shalat dengan sempurna kemudian terus berdoa dengan doa istikharah dan sesudah berdoa hendaklah memilih dalam hati, mana yang cenderung hati antara dua hal itu, berikut bacaan doanya:

Bacaan doa sholat istikharah

“Allahumma inni astakhiruka bi ‘ilmika, wa astaqdiruka bi qudratika, wa as-aluka min fadhlika, fa innaka taqdiru wa laa aqdiru, wa ta’lamu wa laa a’lamu, wa anta ‘allaamul ghuyub.

Allahumma fa-in kunta ta’lamu hadzal amro (menyebutkan persoalannya) khoiron lii fii ‘aajili amrii wa aajilih (aw fii diinii wa ma’aasyi wa ‘aqibati amrii) faqdur lii, wa yassirhu lii, tsumma baarik lii fiihi.

Allahumma in kunta ta’lamu annahu syarrun lii fii diini wa ma’aasyi wa ‘aqibati amrii (fii ‘aajili amri wa aajilih) fash-rifnii ‘anhu, waqdur liil khoiro haitsu kaana tsumma rodh-dhinii bih.”

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved