Breaking News:

Berita Talaud

Bowonseet Minta Penegak Hukum Tinjau Proyek IPAL-MCK Senilai Rp 600 Juta di Salibabu Talaud

Proyek IPAL yang dikombinasikan dengan MCK, rencana akan diperuntukkan untuk masyarakat Desa Salibabu.

Penulis: Ivent Mamentiwalo | Editor: Rizali Posumah
ISTIMEWA
Ilustrasi proyek 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Hampir dua tahun lamanya proyek pembangunan instalasi pengolahan air limbah (Ipal) kombinasi MCK yang dibangun di Desa Salibabu, Kecamatan Salibabu, Kabupaten Talaud terbengkalai dan tak bisa digunakan.

Padahal, pembangunan Ipal ini sudah selesai dikerjakan.

Bangunan yang kokoh ini berdiri dengan tegak namun sampai saat ini tidak digunakan oleh masyarakat setempat.

Diketahui proyek bangunan ini memakan anggaran sebesar Rp647.678.412 untuk tahun anggaran 2019.

Pengerjaanya disinyalir tak diawasi tenaga ahli yang paham teknis dan konstruksi bangunan. Jadi proyeknya terkesan asal jadi.

Proyek IPAL yang dikombinasikan dengan MCK, rencana akan diperuntukkan untuk masyarakat Desa Salibabu.

Namun sampai saat ini masyarakat tidak menggunakannya, menurut warga  kondisinya tak layak.

Hal ini pun mendapat kecaman dari Haryono Bowonseet, Ketua LSM LAKP2N Talaud. 

"Kita bisa Berkaca pada pembangunan proyek serupa di beberapa daerah, Bowonseet menyebut rata-rata yang dikerjakan secara swakelola oleh masyarakat kurang maksimal hasilnya," saat ditemui Tribun Manado Kamis (10/6/2021)

“Karena tidak maksimal, proyek tak bisa difungsikan,” ucapnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved